Fateta Unand Gagas Kenormalan Baru Pengabdian Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis -

Rabu, 3 Juni 2020 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Unand menggagas kenormalan baru (new normal) kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat/Kuliah Kerja Nyata di masa Bencana Coronavirus Disease 2019 (PKM/KKN-BC19). Kenormalam baru itu dirangkum dalam tiga kegiatan.

Pertama, kegiatan utama yaitu kegiatan yang berhubungan langsung dengan sektor kesehatan dan Covid19. Kedua, kegiatan pendukung, yaitu kegiatan di luar sektor kesehatan tetapi terdampak oleh adanya Pandemi Covid19. Ketiga, pembuatan modul multimedia yaitu kegiatan pembuatan video pendek sosialisasi/pelatihan-pelatihan yang disebarkan dan diunggah ke media sosial.

“Terobosan ini, untuk memastikan mahasiswa kita tetap bisa menyelesaikan studi sesuai jadwal, selain membantu masyarakat dan pemerintah menghadapi pandemi Covid19 yang masih belum jelas waktu berakhirnya ini,” ungkap Dekan Fateta Unand, Feri Arlius Dt Sipado bersama Ashadi Hasan (Ketua Panitia PKM/KKN-BC19) dalam pernyataan tertulis yang diterima, Rabu (3/6).

Dikatakan Feri, PKM-BC19 merupakan kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa Fateta Unand pada masyarakat dalam menghadapai Pandemi Covid19. Bagi mahasiswa yang mengikuti PKM-BC19 ini, kegiatan-kegiatannya dapat dikonversi jadi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dalam pelaksanaan PKM-BC19, urai Feri, aktivitas mahasiswa maupun Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) harus menerapkan standar/protocol kesehatan Covid19, aturan pemerintah pusat dan daerah serta peraturan setempat.

“Lokasi PKM-BC19 ini di lokasi sekarang mahasiswa berada, dimana sebagian besar mahasiswa sudah berada di kampung halamannya. Dengan demikian, tidak ada mobilisasi mahasiswa dari satu daerah ke daerah yang lain,” ungkap Feri.

Dekan Fateta Unand, Feri Arlius Dt Sipado

Dalam melaksanakan kegiatan, mahasiswa PKM-BC19 harus memakai Alat Perlindungan diri (APD) minimal masker, menjaga physical distancing didalam kelompok kegiatan demi menghindari transmisi virus serta tidak mengumpulkan lebih dari 5 orang dalam satu kelompok. Mahasiswa harus mencuci tangan saat selesai melakukan kegiatan dan membiasakan untuk mengurangi menyentuh mulut, hidung serta wajah.

“Dengan memperhatikan imbauan pemerintah dan aturan pemerintah setempat, diharapkan kegiatan ini berjalan lancar dan tanpa gangguan berarti. Diharapkan, kegiatan PKM-BC19 ini memberikan kontribusi di dalam mitigasi bencana Covid19,” harap Feri.

Ditambahkan Ashadi Hasan, PKM KKN BC-19 ini akan melibatkan 300 orang mahasiswa dengan 50 orang DPL. Lokasi kegiatan, di kampung mahasiswa saat ini berada dengan rentang waktu pelaksanaan Mei-Juli 2020.

Kegiatan Khusus Covid19 yang diprogramkan yaitu pembuatan dan membagikan hand sanitizer pada masyarakat, pembuatan selebaran, spanduk, poster tentang Covid19.

Lalu, edukasi tentang Pandemi COVID19, pembagian sembako pada masyarakat kurang mampu, pembuatan dan pembagian masker ke warga, pembuatan video edukasi Covid19 dan jadi relawan di posko Covid19 di nagari masing-masing.

Kegiatan produktif dalam masa Pandemi Covid19 yang diinisiasi yakni pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman obat, sayur dan buah serta sosialisasi tentang pertanian organik.

Kemudian, pelatihan pembuatan hidroponik dari botol bekas, pembuatan rak tanaman/Pertanian Urban, pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga, pengenalan dan pemanfaatan ruang kosong dalam rumah untuk beblog jamur.

Lalu, edukasi tentang pangan yang sehat dalam keadaan Pandemi Covid19, penyuluhan jajanan sehat selama Pandemi Covid19, pelatihan pembuatan permen jahe, pelatihan membuat selai, sosialisasi makanan sehat dan bergizi, mengajarkan masyarakat sekitar tentang cara pengolahan pangan yang baik, pelatihan pembuatan VCO, pelatihan pembuatan nugget, pelatihan membuat gula semut, pelatihan membuat selai tomat, pelatihan pembuatan minuman herbal untuk imunitas tubuh dalam masa pandemic Covid19.

Selanjutnya, pembuatan video/bahan pelatihan/sosialisasi yang diunggah ke media sosial seperti youtube, facebook, instagram dan lainnya. Video ini dapat berisikan materi tentang pembuatan kerajinan tangan, pembuatan usaha makanan untuk usaha skala rumah tangga dalam masa pandemi Covid19, hidroponik sederhana dalam masa pandemi Covid19, pembuatan saus tomat dan cabai, pembuatan Permen Jahe Merah dan tanaman lokal untuk memperkuat imunitas tubuh. (rls/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB