Budaya

Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah Kini Bergelar Rajo Alam Minangkabau

Tanah Datar, Prokabar – Penobatan Rajo Alam Minangkabau Pagaruyuang Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah berlangsung di Istano Salinduang Bulan, Sabtu (29/9).

Penobatan dihadiri Raja-raja dan Sultan se Nusantara, Datuak Salingka Minangkabau, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, Forkopinda di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Forkopinda di lingkungan Pemkab Tanah Datar. Hadir Komisaris Semen Padang Khairul Jasmi, Dirut Semen Padang, Yosviandri, Dirkeu Tri Hartono Rianto, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Lembaga Tinggi Pucuk Adat Alam Minangkabau, Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV selaku ketua pelaksana mengungkapkan, pergantian Raja Alam dilakukan karena raja sebelumnya Yang Mulia Sultan M Taufiq Thaib Tuanku Maharaja Sati mangkat pada 1 Februari 2018. Setelah melalui proses yang cukup panjang, sesuai dengan adat yang diterima secara turun temurun maka pilihan jatuh kepada adik almarhum, Farid Thaib.

“Setelah selesai masa berkabung, maka baru dilakukan penobatan terhadap Rajo Alam Minangkabau terhadap Farid Thaib tuanku Abdul Fatah,” katanya.

Penobatan gelar Rajo Alam Minangkabau Kepada Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah ditandai dengan pemasangan deta Mangkuto Nago sebagai tanda kebesaran Rajo Alam Minangkabau oleh Puti Reno Raudha Thaib.

Dalam sambutannya, Puti Reno berharap setelah dinobatkan sebagai Rajo Alam Minangkabau, Raja hendaknya dapat mengemban amanah yang telah diamanatkan.

“Jika raja tidak dapat menjalankan amanah yang diemban, maka raja tersebut akan dimakan sumpah,” ujar Puti Reno Rauda Thaib.

Sementara, Rajo Alam Minangkabau Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah mengajak raja-raja se Nusantara untuk bisa melestarikan nilai kearifan lokal guna membangun negara kesatuan Republik Indonesia.

“Mari kita melestarikan nilai-nilai kearifan lokal untuk memperkuat dan memperkokoh kesatuan NKRI. Kami juga berharap kepada ninik mamak, bundo kandung, anak kemenakan, mari kita mengimplementasikan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah untuk membangun dan memperkokoh adat dan tatanan sosial masyarakat,” ucap Rajo Alam Minangkabau Darull Qarar.

“Kemudian, kami mohon doa, agar kami dapat mengemban amanah ini dengan baik, dan kami dapat bimbingan dari Allah SWT,” ujar Rajo Alam Minangkabau

Selain penobatan gelar Raja Pagaruyung, pada kesempatan ini juga dilakukan pengukuhan terhadap datuak nan tujuah pagaruyuang.(eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top