Trending | News | Daerah | Covid-19

Olah Raga

Fakta; Khabib Nurmagomedov Tak Ingin Buat Lawannya Kesakitan, Kecuali McGregor

Dibaca : 319

Moskow, Prokabar – Petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, menegaskan bahwa dia tak ingin menyakiti siapa pun yang menjadi lawan bertarungnya, kecuali Conor McGregor.

Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor pernah melakukan pertarungan di atas arena oktagon dalam laga yang bertajuk UFC 229 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS) pada bulan Oktober 2018.

Dengan teknik kunciannya, Khabib Nurmagomedov berhasil membuat Conor McGregor menelan kekalahan untuk yang keempat kalinya sejak debut pada tahun 2008.

Khabib Nurmagomedov dinyatakan menang atas Conor McGregor yang melakukan tap-out sebagai tanda menyerah pada ronde keempat. Kekalahan itu membuat kesombongan petarung asal Irlandia itu lenyap seketika.

Lebih jauh lagi, Khabib menyebut bahwa dirinya tak ingin membuat lawannya merasa kesakitan meskipun dia sebenarnya mampu untuk melakukan hal itu.

“Saya telah menjalani banyak pertarungan dalam karier saya dan saya tahu saya bisa membuat lawan saya merasa lebih kesakitan,” kata Khabib Nurmagomedov, seperti dilansir Dailystar.

“Tetapi saya akan berbicara dengannya, dan memintanya untuk menyerah sehingga saya tidak melukainya dengan cara yang lebih parah lagi,” sambung petarung berusia 31 tahun itu yang punya basic beladiri gulat itu.

Petarung muslim berjulukan The Eagle tersebut mengaku bahwa dirinya selalu memberikan kesempatan kepada lawannya untuk menyerah pada saat melakukan teknik kuncian

“Sebagai contoh, jika dia mengalami sakit di tempat saya bisa mematahkan sesuatu, saya tidak akan langsung menguncinya dengan erat, saya akan mengendurkan serangan itu agar lawan bisa menyerah,” ucapnya lagi.

Kendati tidak ingin membuat lawannya merasa kesakitan, Khabib mengakui bahwa hal itu tidak berlaku saat dia bertarung melawan Conor McGregor dalam UFC 229 lalu.

“Saya tidak mempunyai tujuan untuk melukai siapa pun dalam olahraga ini, meskipun kami berkompetisi dalam olahraga pertarugan yang sangat brutal,” tuturnya menjelaskan.

“Bukan tujuan saya untuk membuat lawan kesakitan, jika saya tahu saya bisa menang, saya tidak bermaksud menyakiti orang lain, Ya, kecuali untuk satu pertarungan saya,” kata Khabib Nurmagomedov.

Laga antara Khabib Nurmagomedov melawan Conor McGregor tersebut harus berakhir dengan kericuhan lantaran kedua belah pihak tak mampu menahan emosinya setelah melakukan pertarungan dengan tensi tinggi.

Akibat dari insiden itu, Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor mendapat hukungan berat dari Nevada State Atheletic Commision (NASC). Setelah menjalani masa hukuman itu, Khabib Nurmagomedov sudah kembali berlaga di arena oktagon dengan mengalahkan Dustin Poirier yang membuatnya berhasil meraih gelar juara kelas ringan UFC.

Sementara itu, hal yang berbeda dilakukan oleh Conor McGregor semenjak menderita kekalahan itu di mana dia belum kembali naik ke arena oktagon untuk melakoni laga melawan petarung UFC manapun. Sepertinya dia maih trauma setelah mendapat kuncian mematikan dari Nurmagomedov.(*/mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top