Empat Kloter Jamaah Haji tak Diizinkan Mendarat di Jeddah

Penulis -

Jumat, 26 Juli 2019 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar – Kepala Daerah Kerja Mekkah PPIH 2019 Subhan Cholid mengatakan petugas haji menyiapkan layanan bus shalawat yang dioperasikan khusus bagi empat kloter gelombang kedua yang tidak mendapatkan izin untuk mendarat di Bandara Jeddah sehingga turun dari Bandara Madinah.

Subhan Cholid di Kota Mekkah, Kamis waktu setempat mengatakan meskipun sampai saat ini Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 masih berupaya melobi Pemerintah Saudi agar memberikan slot time bagi empat kloter agar bisa mendarat di Bandara Jeddah namun langkah antisipasi tetap disiapkan bila empat kloter tersebut tetap harus mendarat di Bandara AMMA Madinah.

“Salah satunya dengan menyiapkan layanan bus shalawat khusus untuk mengantar jamaah menyelesaikan umrah wajibnya di Masjidil Haram,” katanya.

Padahal kata Subhan, sebenarnya layanan bus shalawat ini akan terhenti 5 Agustus 2019 karena bus-bus tersebut akan ditarik oleh naqabah untuk pelayanan transportasi Masyair.

“Namun kami sudah koordinasi dengan naqabah dan syarikah, untuk kloter-kloter tersebut kami akan siapkan beberapa armada untuk kebutuhan khusus jamaah menyelesaikan umrah wajibnya. Sampai dengan mereka kembali ke pemondokan,” ujar Subhan.

Untuk layanan akomodasi, Subhan mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan pemondokan-pemondokan bagi jamaah tersebut.

“Mengenai akomodasi, memang sudah disiapkan untuk kloter-kloter tertentu tinggal menempati saja. Sesuai dengan jadwal kedatangannya,” tuturnya.

Subhan pun menegaskan akan meminta petugas sektor maupun sektor khusus untuk memberikan perhatian lebih bagi pelaksanaan ibadah empat kloter tersebut.

Apalagi, empat kloter tersebut, usai menempuh perjalanan panjang dari tanah air dilanjutkan perjalanan darat Madinah – Mekkah yang tentunya diprediksi akan mengalami kelelahan lebih dibandingkan kloter yang terlebih dahulu transit di Madinah atau yang mendarat di Jeddah.

“Waktunya juga sangat pendek, karena mereka harus segera menyelesaikan umrah wajibnya, karena di lusanya, jamaah tersebut harus sudah berangkat ke Arafah. Oleh karena itu, kita akan persiapkan seluruh kebutuhannya dengan para Kepala Sektor yang akan menjadi tuan rumah tempat tinggal bagi jamaah tersebut. Dan memberikan perhatian khusus,” kata Subhan. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:04 WIB