Empat Hari Hilang, Kalidun Dt. Malaka Ditemukan Lemas Dan Kedinginan

Penulis -

Kamis, 24 Oktober 2019 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Ajung, Prokabar — Empat hari melakukan pencarian, Tim Gabungan BPBD Agam, Basarnas, Damkar, Satpol PP, PMI, KSB Balingka bersama masyarakat Malalak dan Sungai Batang membuahkan hasil, Kamis (24/10). Kalidun Datuak Malaka (88) warga Jorong Subarang Pakan Usang, Nagari Malalak Timur berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, naming kondisi lemas dan kedinginan.

Orang Tua itu saat ini telah mendapat penangangan medis di Puskesmas Tanjung Raya kemudian dirujuk ke RSU Yarsi Bukittinggi.

Pencarian dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dengan pembagian tiga tim masing-masing bekisar 10 orang hingga 12 orang. Tim pertama Masyarakat Malalak yang sudah 3 hari berturut-turut membantu pencarian. Tim ini sudah mendapat petunjuk sebelumnya dengan menemukan sejumlah pakaian, celana dan sandal survivor.

“Penemuan tepat Di wilayah Hutan dekat Jorong Batung Ajung,” kata Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi melalui Kabid KL, Wahyu Bestari kepada Prokabar.com.

Tim kedua disusur dari Benteng, Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang. Tim Dipimpin langsung Danton BPBD Agam, Mislim dengan jumlah anggota bekisar 10 orang.

Sementara, Tim Tiga, melalui Jorong Batu Ajung, Nagari Sungai Batang. Dua orang dari anggota BPBD, dua orang dari Damkar, selebihnya terdiri dari Wali Jorong Batung Panjang, dua orang warga Batu Ajung dan 6 orang anggota Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya. Komunitas binaan Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan jajarannya.

“Tim tiga inilah berhasil menemukan survivor di dekat lokasi penemuan pakaian berupa baju, celana, sandal dan kain sarung,” terangnya.

Sementara itu, Wali Jorong Batung Panjang, Irfan Caniago menjelaskan proses pencarian berhasil berkat kerja tim yang baik. Awalnya perjalanan melalui hutan rimba dari Jorong Batu Ajung dari pukul 09.00 WIB.

“Sekitar pukul 12.30 WIB, kami bertemu rombongan dari Malalak. Kami tim tiga mengikuti tim satu karena mereka mengetahui lokasi temuan pakaian pada pencarian sebelumnya. Sekitar pukul 13.00 WIB, sebuah pakaian kembali ditemukan Di sebuah pohon. Sekitar lokasi terlihat bekas orang tidur,” terangnya.

Tidak lama kemudian, pencarian terus dilanjutkan arah ke bawah menuju aliran mata air. “Tiba-tiba beberapa orang anggota bersorak berteriak kuat, adanya temuan. Orang tua itu akhirnya ditemukan dalam keadaan lemas tanpa busana,” ujarnya.

Penemu pertama Efendi atau Uo Marah (60) bersama kemenakannya Dayat (35). “Awalnya kami melihat sesuatu pergerakan yang Ameh di sebuah aliran anak sungai perbukitan tersebut. Setelah kami dekati, ternyata orang tua tanpa busana dalam keadaan tidur menyamping,” jelas Uo Marah.

Tanpa menunggu lama, seluruh tim yang ada langsung berbondong ke sumber suara dan melakukan aksi cepat. Setelah diberi minum dan memeriksakan kondisinya, orang tua itu langsung diboyong dengan tandu darurat. Perjalanan dilanjutkan ke perkampungan dan menghubungi tim lainnya. Meminta ambulan untuk menunggu di lokasi pintu masuk hutan Jorong Batu Ajung.

“Alhamdulillah, proses penyelamatan berjalan aman dan lancar. Semua ini berkat kerja tim gabungan berkerjasama dengan kompak. Komunikasi selalu terjalin dengan baik sesama tim,” pungkas Irfan Caniago, Wali Jorong Batuang Panjang. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB