Pendidikan

Dubes US Beri Kuliah Umum di Unand

Padang, Prokabar — Dalam rangka memperingati Partnership Indonesia dengan Amerika Serikat, Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan memberikan kuliah umum di Universitas Andalas pada Kamis (16/5) di ruang seminar lantai 5 Perpustakaan Unand Limau Manis Padang.

Kuliah umum yang mengusung tema The Importance of Youth in US-Indonesia Partnership dihadiri Dekan, Wakil Dekan, Direktur American Corner, Dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Andalas.

Sebelum memulai kuliah umumnya Dubes Amerika Serikat yang didampingi konsulat amerika yang ada di medan mengunjungi American Corner yang berada pada lantai II Perpustakaan Universitas Andalas.

Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dachriyanus, mengatakan saat ini Universitas Andalas telah memiliki American Corner yang diresmikan pada tahun 2014 lalu dengan 20 orang sukarelawan dari berbagai fakultas.

“Dua di antaranya sukarelawan tersebut telah terlibat dalam program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat ke Pennsylvania dan Virginia melalui AMINEF serta 3 sukarelawan lainnya adalah alumni Program Kennedy Lugar Youth Exchange and Study  (KL-YES) ke Texas, dan South Dakota, kemudian juga 4 sukarelawan lain terlibat dalam program Youth Southeast Asian Leadership Initiative (YSEALI),” ujarnya.

Disampaikannya hampir lima tahun American Corner didirikan di Universitas Andalas telah melakukan banyak kegiatan, baru-baru ini terlibat dalam kegiatan Diplofest pada bulan Februari yang dikunjungi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Selain itu, diungkapkannya American Corner juga telah melakukan beberapa kegiatan ke sekolah menengah di Kota Padang yang dinamakan dengan “American Corner Goes to School”.

Ditambahkannya American Corner juga berpartisipasi dalam program sosial untuk masyarakat yang terhubung dengan penyandang cacat di Kota Padang dan bersama-sama menciptakan sebuah program yang disebut “Bagaimana rasanya menjadi penyandang cacat”.

Dikatakannya American Corner telah berkontribusi untuk menjembatani hubungan AS dan Indonesia di antara warga negaranya yang tidak hanya menjangkau mahasiswa Universitas Andalas tetapi juga warga Sumatera Barat.

Ia berharap kunjungan ini akan memperkuat Kemitraan AS – Indonesia melalui American Corner sebagai salah satu medianya untuk menyelaraskan hubungan sebagai dua bangsa.

Sementara itu, Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan mengungkapkan ini baru pertama kalinya ia menginjakkan kaki di Sumatera Barat selama 2,5 tahun semenjak dilantik menjadi Dubes.

Ia berkunjung ke Sumatera Barat bertepatan dengan suasana ramadhan sehingga ia berkesempatan belajar mengenai ramadhan disini dan juga belajar tentang budaya Minangkabau serta pengaruh budaya Minangkabau terhadap praktek-praktek agama islam.

Lebih lanjut, Ia mengajak mahasiswa Universitas Andalas untuk mengingat bahwa tahun ini tahun ke 70 hubungan diplomatic indonesia dengan Amerika Serikat.

ia mengatakan akan terus mendorong mahasiswa atau pelajar agar lebih banyak lagi yang ingin melanjutkan studi (belajar) ke amerika serikat sehingga dapat meningkatkan hubungan antara masyarakat indonesia dengan amerika serikat.

Disampaikannnya ada banyak program yang disediakan Amerika Serikat untuk generasi muda Indonesia salah satunya YSEALI.

“YSEALI sudah memiliki 30 ribu anggota di seluruh Indonesia dan program ini menyediakan kunjungan jangka pendek untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dalam mengembangkan keterampilan dan juga untuk mendorong mereka bekerja bersama lintas batas untuk menyelesaikan tantangan regional.

Dikatakannya YSEALI mencakup semua negara anggota ASEAN (Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam) dan terbuka untuk kaum muda.

Selain itu, juga ada beberapa beasiswa yang disediakan pemerintah amerika serikat bagi pelajar, pendidik serta juga untuk mahasiswa pascasarjana baik master atau doctor yang ingin melanjutkan studi di negaranya.

Ia berpesan kepada mahasiswa Universitas Andalas untuk tidak meremehkan diri sendiri karena setiap orang punya daya saing tersendiri untuk bisa berkembang diluar negeri. (*)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top