Tanah Datar, Prokabar – Universitas Negeri Padang (UNP) akan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di kabupaten Tanah Datar.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara UNP dengan Pemkab Tanah Datar dan Kota Padang Panjang di Puncak Mortir (salah satu negeri terindah di dunia) Nagari Pariangan, Senin (3/9).
Rektor UNP Prof. Dr. Ganefri menyebutkan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat salah satu bagian tupoksi sebagai seorang dosen di perguruan tinggi dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat.
Setiap tahun, UNP selalu mengalokasikan anggaran untuk kegiatan riset dan pengabdian masyarakat dengan tujuan hasil riset bisa diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat dan bisa meningkatkan produktifitas masyarakat
“Melalui kesepakatan bersama ini, saya harapkan bisa membantu Pemkab Tanah Datar dalam meningkatkan pendidikan dan budaya dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat nantinya,” ucap Ganefri.
Pada kesempatan tersebut, UNP juga berkeinginan membangun monumen di Batusangkar, yang mana dilatar belakangi asal muasal perguruan tinggi yang didirikan Muhamad Yamin, pertama di Malang, Bandung dan Batusangkar.
Sementara, Bupati Irdinansyah menyambut baik kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat khususnya bidang pendidikan dan budaya.
“Sehubungan dengan kebudayaan khususnya pariwisata, Nagari Tuo Paringan masih butuh sentuhan tangan dan perencenaan. Rencana penelitian akan menarik apabila khusus mengenai nagari tuo,” ujar Bupati.
kepada masyarakat bupati berharap untuk bisa bekerjasama dan membantu dalam melakukan penelitian ini nantinya.
Khusus di Tanah Datar, penelitian dilakukan untuk 7 judul proposal dan 21 judul proposal pengabdian masyarakat. Sebagai besar penelitian dan pengabdian masyarakat tersebut fokus pada kegiatan pendidikan dan kebudayaan.
Salah satu judul proposal peneltian tentang kajian dan fungsi takuluak tanduak batingkek di daerah Lintau, dan proposal pengabdian tentang pengembangan Nagari Pariangan sebagai pusat wisata sejarah, alam, agro dan budaya Minangkabau.(eym)
















