Pendidikan

Dies Natalis FIB Unand ke-39: Pandemi Bukanlah Halangan

Dibaca : 229

Padang, Prokabar — Berbagai kegiatan memperingati Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya Unand yang ke-39 tahun 2021 akan dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 10 Maret 2021.

Mengangkat tema “Posisi dan Peran Fakultas Ilmu Budaya dalam Pemajuan Kebudayaan di Sumatera Barat dan Indonesia”, acara Dies Natalis FIB tahun ini dilaksanakan secara daring via Zoom dan luring yang terkhusus untuk acara puncak berlokasi di Conventional Hall Universitas Andalas dan disiarkan secara live streaming YouTube dengan tamu undangan dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan.

Mengutip keterangan yang disampaikan Ketua Pelaksana Dies Natalis FIB Unand ke-39 tahun 2021, Sudarmoko, melalui wawancara via Zoom, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, di antaranya seminar terbuka di hari pertama dan seminar pakar di hari kedua.

Sejumlah  nama yang menjadi narasumber diantaranya Dr. Pramono dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas; Prof. Oman Fathurrahman dari UIN Syarif Hidayatullah; dan dari Kementerian Agama RI, Jakarta; serta Prof. Mikihiro Moriyama dari Jepang.

Sementara itu, acara puncak dilaksanakan di hari ketiga, 10 Maret 2021 dengan rangkaian acara pidato dekan Fakultas Ilmu Budaya, orasi ilmiah yang akan disampaikan oleh dosen FIB Universitas Andalas, Diah Tjahaya Iman, pidato alumni FIB, capaian prestasi FIB, penyampaian dan penghargaan prestasi dosen, tendik dan mahasiswa FIB, serta masih banyak lagi.

 

Ketua Pelaksana, Sudarmoko menjelaskan, acara diputuskan untuk dilaksanakan secara daring mengingat situasi yang sedang dalam kondisi pandemi Covid-19. Berbagai kesulitan pun muncul, seperti persiapan agenda, persiapan perlengkapan, kegiatan-kegiatan kreatifitas yang tidak bisa tertampung, serta keterbatasan waktu yang dimiliki untuk mempersiapkan acara serta pelaksanaan acara sendiri.

Kendala lain yang dihadapi juga meliputi kerjasama berupa sponsorship yang tidak bisa diadakan mengingat beberapa hal, serta mahasiswa juga tidak bisa dilibatkan untuk berpartisipasi langsung dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan.

“Memang cukup berbeda di tahun ini karena kita juga tidak mengadakan Dies Natalis tahun kemarin. Maka, Dies Natalis tahun ini menjadi langkah awal untuk kita memulai kehidupan akademik baru serta pembelajaran yang baru. Selain itu, ini juga menjadi persiapan untuk kita dan fakultas dalam hal pelaksanaan-pelaksanaan kegiatan seperti perkuliahan secara luring, kegiatan ilmiah dan akademik serta acara-acara lainnya secara normal seperti sediakala,” ungkap Sudarmoko.

“Ini mungkin saat yang tepat untuk melihat upaya pendewasaan atau kematangan FIB di usia 40 tahun ini dengan capaian-capaian yang ada dan sumber daya dari mahasiswa seperti pengalaman akademik, Tri Dharma perguruan tinggi serta kemudian menjadi pertanda untuk memasuki usia penuh pengalaman perjalanan Fakultas Ilmu Budaya ini,” sambungnya.

Dirinya berharap Dies Natalis menjadi sebuah agenda tahunan dimana sebagai kegiatan strategis bagi dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas. Selain itu, juga katanya sebagai muara promosi untuk menunjukkan kepada dunia luar hasil karya-karya serta capaian prestasi yang telah diraih dan program strategis yang akan dilaksanakan oleh FIB, serta menjadi agenda penting yang didukung secara program dengan persiapan yang matang serta anggaran yang memadai.

Selain sebagai momen untuk bersilahturahmi dan merayakan iklim akademik fakultas serta mengundang berbagai pihak berkaitan untuk kerjasama dan semacamnya, Sudarmoko, juga berharap agenda ini juga menjadi forum untuk Fakultas Ilmu Budaya memajukan kebudayaan Indonesia. (rel)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top