Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Ekonomi

Dana Desa Sumbar Rp 800 Miliar Untuk Apa Saja?


Padang, Prokabar

Dana desa untuk Sumbar 2018 ada Rp 800 miliar dibagi ke 928 nagari. Di dalamnya ada untuk upah kerja tunai bagi pengangguran, serta suami-suami miskin.

Dana itu 30 persen untuk non fisik, sisanya fisik. Harapannya agar warga desa bekerja dan uang beredar di desa. Itulah sebabnya dinamai “Padat Karya Tunai.”
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar Syafrizal kwpada pers di Padang, tadi menyebut dana itu sebagian sudah cair.
Sebanyam 30 persen untuk upah kerja itu sekitar Rp 165 miliar. Menurut data pemerintah uang sebanyak itu bisa menggaji sekitar 50 ribu orang. Tiap pekerja akan menrima rata-rata Rp 3,4 juta (nrs)

Baca Juga :  Ratusan Orang Berfoto di Masjid Raya Sumbar. Kenapa?

Berani Komen Itu Baik

To Top