Dana Desa Mengalir Jauh untuk Rakyat, Pembagian BLTDD No Komplain di Pariaman

Penulis -

Senin, 16 November 2020 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Adanya dana desa yang dikelola secara transparan di Kota Pariaman telah mengalir jauh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dana desa berkah bagi Pariaman yang tidak mengganti status desa menjadi kelurahan, karena pemanfaatanya sangat luar biasa, termasuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Pariaman,”ujar Asisten I Sekda Kota Pariaman Yaminu Rizal dihadapan Tim Penilai Kompetensi dan Transparansi Dana Desa (TPKTDD) Senin 16 November 2020.

Dana Desa diserahkan itu pertama sekali di Sumbar untuk BLT, bahkan diapresiasi langsung Menteri Desa. Kini pembayaran BLT tahap III juga sudah berlangsung di Pariaman.

“Pariaman menjadi pioner di Indonesia penyaluran BLT pada April lalu untuk masyarakat terdampak covid-19, kini penyaluran BLT posisi penyalurannya sudah di November,”ujarnya.

Tak hanya itu dropping dana desa di Pariaman untuk bantu masyarakat terdampak covid-19 nol gejolak dan tak ada komplain.

“Karena dilakukan secara transparan dan ada semua berita acara siapa yang terima dan siapa yang tidak ada verifikasinya. Semua dapat kecuali ASN, TNI dan Polri serta pekerja BUMN/BUMD di Pariaman,”ujarnya.

Inovasi Pariaman terus berinovasi di dana desa seperti membentuk pendamping desa berdikari yang membackup pemanfaatan dana desa tepat sasaran.

“Kini setiap desa di Pariaman ada satu orang pendampingnya,”ujarnya.

TPKTDD Sumbar Rusdi Lubis terkejut pembagian uang BLT di Pariaman tak ada komplain

“Masak nggak ada komplain, kok bisa Pariaman no komplein BLT Dana Desa, setahu saya di negeri kita ini, kertas aja dibagi yang nggak dapat pasti ribu. Ini BLT dari dana desa, uang tidak ribut, atau ada ribut tapi diredam oleh Pemkonya,”ujar Rusdi Lubis.

TPKTDD Sumbar 2020 sudah dua kota kabupaten melakukan kunjungan, tim ke Pariaman terdiri dari Azwar, Rusdi Lubis, Basril Basyar, Gusfen Khairul, Adrian Tuswandi, Eko Yance dan Edi Jarot dan Tan Feri.

Wakil Ketua Komisi Informasi Sumbar Adrian Tuswandi sebagai TPKTDD mengatakan adanya ketransparansiann dna ketaatan azaz terjadap regulasi menjadi kunci tak ada riak bagi BLT DD di Pariaman.

“Kunci ada transparan dan tak ada duata di antara kita soal pembagian BLT DD, terutama dalam mengungkapkan by name by adress dalam pemberian BLT,”ujar Adrian. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB