Trending | News | Daerah | Covid-19

Opini

Dampak Perkembangan Zaman Terhadap Pendidikan

Dibaca : 200

Oleh : Putri Wulandari, Mahasiswi Manajemen Pendidikan Islan IAIN Batusangkar 

 

Batusangkar, Prokabar — Indonesia semakin lama semakin berkembang,tidak hanya dengan sumber daya nya saja, teknologinya pun semakin berkembang dengan cepat, teknologi adalah alat yang digunakan manusia untuk membantu mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaanya atau alat sarana yang berfungsi untuk memberikan informasi kepada manusia dengan mudah dan memberikan kenyaman untuk manusia.

Teknologi sangat penting bagi manusia, apalagi pada masa pendemi sekarang dengan adannya teknologi yang semakin berkembang ini maka akan mempermudah semua urusan manusia dengan mengerjakan semua urusannya dengan cepat.

Dengan berkembangnya teknologi di indonesia saat ini ternyata juga berdampak negatif pada anak-anak, contohnya saja teknologi yang sangat berdampak pada anak anak yaitu seperti gedget.

Gedget adalah salah satu bagian dari perkembangan teknologi yang selalu menghadirkan teknologi terbaru yang bertujuan membantu aktivitas manusia menjadi lebih mudah, karena fungsi utama dari gedget ini agar mempermudahkan segala pekerjaan kita, contohnya saja seperti kemudahan dalam berkomunikasi, mencari informasi dan lain lain.

Jenis gedget yang sangat berpengaruh pada anak yaitu handphone atau smartphone. Keberadaan smartphone sangat berpengaruh pada pendidikan karena memberi efek candu pada anak-anak, sehingga menyebabkan rasa malas belajar dan menganggu waktu anak dalam belajar.

Tetapi pada masa pendemi covid 19 ini smartphone menjadi benda yang sangat diperlukan untuk melaksanakan proses pembelajaran, hal ini dikarnakan semua sekolah atau semua pendidikan diliburkan agar terhindar dari penyebaran virus ini.

Namun dalam proses pembelajaran daring, banyak kesalahan yang dilakukan dalam pemakaian gedget ini. Karena si anak jadi lebih sering memainkan gadget untuk bermain game dari pada belajar, sehingga berpengaruh pada anak seperti membuatnya menjadi malas belajar, hal itu karena di dalam smartphone terdapat banyak sekali aplikasi yang membantu siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran aplikasi ini seperti google, translate, rumus-rumus, aplikasi matematika, seperti bisa dilihat dikehidupan kita saat ini, anak anak lebih mementingkan bermain smartphone dari pada belajar sehingga waktu belajarnnya terpakai hanya untuk bermain gadget.

Permasalahan ini sebenarnya bukan melanda anak-anak saja tetapi orang dewasa juga, padahal saat pendemi ini peran orang tua sangat penting sekali dalam membantu sang anak belajar daring di rumah.

Namun jika orang tua juga waktunya tersita oleh smartphone bagaimana nanti dengan kondisi sang anak, yang tentu saja akan menirukan orang tuannya. Maka dari itu, orang tua harus bisa mengurangi penggunaan smartphone setidaknya saat berada disisi sang anak, karena hal tersebut akan menjadi contoh yang baik bagi anak.

Penggunaan gedget yang berlebihan juga akan menggangu kesehatan mata pada anak, merusak otak anak, serta menjadikan anak kurang bersosialisasi, menurunkan daya kosentrasi.

Selain itu, tingkat emosional sang anak juga cendrung tinggi dan meningkatkan, dan bukan itu saja dampak yang lebih besar yaitu gejala degrasimoral muncul tetapi polarisasimindset yang membuat para gienerasi milenial menjadi ketagihan .

Contohnya saja, dapat dilihat dalam kehidupan saat ini, anak yang sering bermain gedget akan berbeda dengan yang jarang. Contohnya, saat orang tua menyuruh anak belajar, maka sang anak cendrung marah kepada orang tua karena merasa diganggu waktu bermainnya, bahkan hingga kondisi dimana sang anak bisa lupa untuk makan karena lupa waktu dengan smartphonenya.

Dari contoh kasus ini, dapat kita tarik kesimpulan, sangat besarnya pengaruh gedget bagi anak dan terutama dampak dalam pendidikan, padahal generasi milenial adalah penerus bangsa, bagaimana kondisi kedepannya jika generasi kita disibukkan hanya bermain game.

Jika penggunaan smartphone pada anak tidak dilakukan dengan bijak dan tepat maka akan berdampak pada generasi milenial.

Sementara itu keberadaan gadget juga memberi dampak positif, seperti mempermudah anak dalam mencari dan mendapatkan informasi secara cepat, maka disinilah peran orangtua sangat penting yaitu dengan menemani sang anak dalam bermain gadget, mengatur waktu anak antara bermain dan belajar. (***)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top