Curah Hujan di Sumbar Meningkat Hingga Maret 2020

Penulis -

Rabu, 25 Desember 2019 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan intensitas curah hujan di Sumatra Barat terus mengalami peningkatan hingga Maret 2020.

Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati di Padang, mengatakan saat ini merupakan puncak musim hujan untuk wilayah Sumatra Barat.

“Intensitasnya masih tinggi seperti yang terjadi di Solok Selatan yakni sampai 100 milimeter lebih dalam waktu satu hari,” katanya dilansir Rabu (25/12).

Menurutnya, curah hujan tersebut masih berpotensi hingga seminggu ke depan yakni sampai akhir tahun 2019. “Bahkan hingga Januari curah hujan mencapai 200 hingga 300 milimeter dalam satu bulan, artinya curah hujan masih tinggi,” katanya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Kemudian menurut perkiraan BMKG curah hujan hingga Maret 2020 terus meningkat yakni mencapai 400 milimeter dalam satu bulan. “Karena itu, kita harus terus waspada akan potensi bencana hidrometeorologi yakni dengan cara menghindar apa bila terdapat tanda-tanda nya,” kata dia.

Longsor, banjir dan banjir bandang diperkirakan masih berpotensi terjadi, oleh karena itu perlu ditingkatkan kewaspadaan bagi masyarakat, katanya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Biasanya sebelum banjir bandang terlihat tanda-tanda, namun terkadang tidak harus ada hujan di daerah terjadinya banjir bandang tersebut, bahkan hujannya justru di atas gunung,” katanya.

Jika terlihat hujan di atas gunung maka yang berada di bawah atau di pinggir sungai harus waspada dan menjauh dari sungai, katanya. “Jika terlihat air sungai tiba-tiba keruh maka segera menjauhi sungai karena biasanya air tersebut menghanyutkan kayu dan benda lainnya yang membahayakan,” kata dia menerangkan.

Menurut perkiraan BMKG bencana alam puting beliung juga potensi terjadi yakni dengan ciri-ciri awan seperti bunga kol, biasanya selama 30 menit hingga satu jam kemudian jika semakin gelap maka akan terjadi puting beliung, dan segera menyingkir dari sana, kata dia.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

ia juga menambahkan saat ini curah hujan hampir merata di seluruh wilayah di Indonesia, namun jumlah curah hujannya berbeda-beda. “Potensi udah hujan di Aceh dan Sumatera Utara hampir sama dengan Sumbar,” katanya. Curah hujan yang normal biasanya tidak melebih dari 200 milimeter. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB