Daerah

Buronan Kasus Korupsi, Sufinzar Tetap Disidang


Kejaksaan Negeri Pasaman telah merilis Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus dugaan korupsi senilai Rp773 juta.

Dibaca : 213

Pasaman, Prokabar – Kejaksaan Negeri Pasaman tetap melimpahkan berkas kasus korupsi dengan tersangka Sufnizar ke Pengadilan Tipikor Padang.

Tersangka Sufnizar masih buronan atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah tersangkut kasus korupsi anggaran pasca bencana pada tahun 2016.

Total korupsi Sufnizar alias Babang ini mencapai Rp 773 juta.

“Dengan demikian, tetap akan ada sidang in absentia.”

“Sidang ini secara perundang-undangan sah meski tanpa ada terdakwa karena masih DPO,” kata Kepala Kejaksaan Pasaman, Fitri Zulfahmi.

Baca Terkait:

Rencananya, pelimpahan sidang in absentia ini setelah lebaran Idul Fitri.

Kini pihak jaksa penyidik masih melengkapi administrasi proses pelimpahan.

Kasipidsus Erik Eriyadi sidang in absentia ini akan menjadi yang pertama di Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat.

Upaya ini sebenarnya untuk penuntasan kasus dan penentuan hukum atas tersangka Sufnizar yang kini masih DPO.

Baca Juga Milenialisme.com

Kasus Korupsi Sufnizar

Sebelumnya, sudah ada lima Aparatru Sipil Negara di Pasaman yang masuk penjara akibat korupsi anggaran pasca bencana 2016.

Anggaran tersebut berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) di Pasaman.

Sufnizar yang merupakan sub rekanan yang melakukan pekerjaan, menaikkan harga satuan dan melakukan tindakan melawan hukum.

Perbuatan Sufnizar ini akhirnya merugikan negara sebesar Rp 773 juta.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Pasaman sudah menyita aset Sufnizar berupa satu unit rumah yang berada di Ulee Kareng, Banda Aceh Kota Syah Kuala Banda Aceh.

Sejak terjerak kasus dukaan korupsi, Abang mencoba mengelabui jaksa dengan menukarkan akta kepemilikan rumah yang disita.

Setelah yang diatasnamakan mengakui kepemilikian rumah oleh Sufnizar, Kejaksaan langsung menyita.

Selain rumah, belum ada harta benda lain yang menjadi target penyitaan.

Kejaksaan sudah bekerjasama dengan instansi terkait dan membuat pengumuman terbuka untuk menangkap pelaku. ccccccccccccccccccc (Ola)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top