Arosuka, Prokabar – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan dapat membantu petani dalam mengembangkan usahanya sehingga meningkatkan perekonomian mereka.
“Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau jumlah nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari seluruh kegiatan perekonomian di Kabupaten Solok sudah mulai meningkat dengan adanya peningkatan pendapatan perkapita perbulan,” kata Bupati Gusmal, Kamis (23/8) di Arosuka.
Ia mengatakan dengan adanya KUR bagi petani diharapkan membantu, menunjang serta memaksimalkan pelaksanaan dan hasil produksi setiap usaha yang dilakukan.
Sehingga, imbuhnya berdampak pada peningkatan perekonomian guna menyejahterakan keluarga dan masyarakat setempat.
Menurutnya, dengan minimnya perusahaan besar yang ada di Solok, tidak menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut, terlihat dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut mencapai 5,33 persen.
Ia mengingatkan kepada masyarakat agar jangan sampai perhatian dan didikan orang tua kepada anak menjadi berkurang akibat terlalu fokus pada usaha yang dijalani.
“Yang nantinya berujung pada kesalahan atau kenakalan perilaku dan sikap anak di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Sementara, Ketua pelaksana Imran Syahrial, mengatakan sosialisasi tersebut diikuti oleh kelompok tani dan penyuluh dari lima kecamatan, yaitu Bukit Sundi, Kubung, Sungai Lasi, Lembang Jaya dan Gunung Talang dengan jumlah peserta 70 orang.
Ia berharap sosialisasi ini meningkatkan dan memudahkan akses pembiayaan bagi petani di Kabupaten Solok untuk kelancaran usaha.
Acara juga dihadiri Kepala Dinas pertanian ADmaizon, dan Narasumber dari Bank Nagari Pemimpin Seksi Kredit, Teri Waldian. (*/mbb)
















