Bupati Ali Mukhni Dorong SUPM Menjadi Politeknik

Penulis -

Jumat, 30 Agustus 2019 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Perencanaan Sekolah Umum Perikanan Menengah Pariaman berubah menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan (PKP) mendapat sambutan baik dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Dukungan tersebut dilontarkan langsung Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni saat evaluasi lapangan usulan pendirian tinggi PKP di ruang SUPM, Nagari Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Jumat (30/8).

“Semoga proses evaluasi pengajuan usulan peningkatan kelembagaan SUPM menjadi Politeknik, berjalan lancar dan cepat. Sehingga PKP segera hadir di Sumbar dan menjadi PKP kedua di Sumatera setelah Aceh” Ujarnya.

Ali Mukhni mengatakan akan siap membantu pembiayaan jika tidak melanggar ketentuan peraturan per UU. “Jika tidak melanggar aturan UU, proses pendirian politeknik ini akan kami bantu dari APBD Padang Pariaman mumpung sekarang sedang pembahasan APBD 2020,” terangnya.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bambang Suharto, Kasi Pengembangan PT Program Vokasi 1, Arief Anang Sudrajad, Asesor dari tiga perguruan tinggi, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman, Alfian, Kepala SUPM Harisjon, dan puluhan calon dosen yang akan diwawancarai oleh Tim Asesor.

Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bambang Suharto, menjelaskan Di Indonesia, khususnya di Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki 11 pendidikan Kelautan dan Perikanan. “Tujuh sudah menjadi politeknik. Satu sedang menunggu keluarnya izin sebagai politeknik dan tiga sedang diproses menjadi politeknik,” ungkap Bambang. Tiga yang sedang diproses itu di tahun 2019 ini adalah SUPM Pariaman, Aceh dan Ambon.

Menurut Bambang Suharto, tujuan peningkatan status SUPM menjadi politeknik adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan permintaan akan SDM KP yang tinggi. “Permintaan mencapai 7 juta sementara lulusan SUPM dan Politeknik KP setiap tahun hanya 800 ribu,” jelasnya lagi. Disebabkan SMK Kelautan dan Perikanan sudah banyak maka SUPM Pariaman sudah bisa melangkah menjadi politeknik. “Nanti, politeknik ini menjadi pembina SMK SMK tersebut dan menampung lulusan SMK,” Pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB