Bunga Papan Tolak Radikalisme di Mapolda Riau, Jadi Saksi Teror

Penulis -

Rabu, 16 Mei 2018 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Prokabar – “Katakan dengan bunga,” itu pekan lalu. Mapolda Riau dikepung bunga papan tolak radikalisme. Pagi ini bunga yang sama jadi saksi teror.

Rabu (16/5) sekira pukul 9 pagi. Terduga reroris menyerang Mapolda itu. Satu provost tergeletak, dua wartawan luka. Pelaku ditembak.

Sejak awal bulan ini, sejumlah papan bunga berisikan penolakan terhadap radikalisme menghiasi sekeliling pagar Markas Kepolisian Daerah Riau di Jalan Sudirman, Pekanbaru

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kiriman papan bunga yang mengingatkan kita akan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan, Keutuhan NKRI dan Kebhinnekaan,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain.

Berdasarkan pantauan salah satunya bertuliskan “Selamat melawan anti kebhinekaan dan radikalisme, Polri kami mendukungmu”. Ada juga “Selamat Sukses Basmi Tuntas Radikalisme di NKRI, Kami mendukungmu TNI-Polri” dari Grup Putri Cahaya 84 Medan.

Ada juga yang berpantun seperti “Bunga di Taman Berwarna warni, Indah Berseri Bak Pelangi, Ragam Budaya Takkan Terganti, Karena NKRI Harga Mati”. Tidak ada namanya tertulis dari siapa tapi disebutkan dari orang yang mencintai keberagaman.

“Tidak hanya tanggung jawab TNI/Polri tapi seluruh pemangku kepentingan dari DPRD, Pemerintah Daerah, Universitas, LSM dan ormas-lrmas. Sesungguhnyalah kita harus betul-betul menaruh perhatian terhadap NKRI dan Kebhinekaan,” tambahnya lagi.
Sepagi tadi, semua pesan itu berkeping-keping (*/lgs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB