Bumnag Batu Basa Mandiri Gerakkan Ekonomian Masyarakat, Ini yang Dilakukan

Penulis -

Minggu, 30 Desember 2018 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar -Masyarakat Nagari Tigo Koto Auamalintang, Kec IV Koto Auamalintang, Kabupaten Padangpariaman, menyambut antusias kehadiran Bumnag Batu Basa Mandiri. Banyak harapan terpatri di hati warga.

“Kami yakin, pengelola Bumnag bisa amanah dan mereka menjadi motor penggerak perbaikan ekonomi masyarakat,” kata Walinagari Tigo Koto Auamalintang, H. Azwar Mardin, sesaat setelah pengukuhan kepengurusan Bumnag Batu Basa Mandiri. Pengukuhan dilakukan Staf Khusus Bidang Kebijakan Strategis Kemendes PDTT H.

Febby Datuk Bangso yang akrab disapa Datuak Febby yang juga Ketua Forum Bumdes Indonesia mengingatkan agar pengelola Bumnag harus benar-benar memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakatnya. Bumnag tidak semata-mata untuk mengejar keuntungan, tetapi bagaimana bisa menggerakkan perekonomian dan kesejahteraan di wilayahnya. Memberikan keuntungan untuk lingkungan.

Besarnya harapan masyarakat, tidaklah berlebihan. Kini, nagari yang dihuni sekitar 7.000 jiwa tersebut, mata pencaharian masyarakatnya bergantung kepada pertanian. Sawah dan ladang. Belum ada inovasi sama sekali.

“Jika ada yang menggerakkan, kami yakin akan ada terobosan-terobosan besar yang diperoleh masyarakat,” kata sang wali nagari yang baru menjabat enam bulan lalu.

Pengakuan Azwar Mardin, pembentukan pengelola Bumnag dilakukan beberapa waktu lalu. Banyak persiapan yang sudah dikerjakan, sehingga sebelum dikukuhkan, sudah ada yang tampak untuk dikerjakan. Mengelola wisata di nagari, kuliner, industri rumah tangga, pengelolaan galian C, keterbukaan informasi nagari dan melakukan inovasi desa.

Nagari punya potensi wisata. Ada kolam pemandian. Saat ini, kolam tersebut berisi ikan larangan. Pengembangannya, bisa bermain dengan ikan larangan di kolam. Pengembangan ini dengan memanfaatkan secara maksimal Batang Tiku yang mengalir di wilayah yang berada diperbatasan Padangpariaman dengan Agam. Tapi lebih dekat ke pusat pemerintahan Agam di Lubuakbasuang daripada ke Parikmalintang.

Jika wisata nagari dikembangkan, akan membuka peluang pula untuk kulinernya. Lalu akan bermuara kepada penguatan industri rumah tangga. Saat ini, salah satu industri rumah tangga yang bisa diandalkan, sulaman dan bordir Salendang Kotogadang.

Keterbukaan informasi, khususnya dalam hal penggunaan Dana Desa, nagari tersebut memiliki radio siaran komunitas. Mengudara di seluruh nagari. Ada juga layanan mobile nagari.

Modal dasar Bumnag Batu Basa Mandiri berasal dari penyertaan modal nagari. Ditahap awal, modal dasar berasal dari Dana Desa yang dialokasikan nagari setempat, senilai Rp 80 juta, lalu akan ada penambahan modal Rp 50 juta dari Kemendes PDTT, diserahkan H. Febby Datuk Febby. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB