Bulog Daerah Ini Launching Beras Sachet 200 Gram

Penulis -

Senin, 9 Juli 2018 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Prokabar – Perum Bulog Divre Jawa Timur melaunching beras sachet berukuran 200 gram. Beras dari jenis premium itu, nantinya akan didistribusikan ke pasar melalui RPK (Rumah Pangan Kita) dan pedagang kelontong, hingga toko modern.

Kepala Divisi Regional (Divre) Bulog Jatim Muhammad Hasyim, di sela pengemasan sachet di gudang Bulog Sub Divre Surabaya Utara di Sidoarjo mengatakan, beras kemasan sachet ini seusai dengan instruksi dari Bulog pusat.

Tujuannya memberikan pilihan kepada konsumen dalam membeli beras dalam ukuran kecil yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan atau gaya makan beras konsumen.

Dikatakannya, beras sachet kemasan 200 gram ini setelah dikemas akan didistribusikan. Total ada 10 ton jenis premium yang disiapkan untuk dikemas. “Dengan alat ini, kami siapkan sekitar 10 ton. Dengan ukuran 200 gram per sachet bisa dapat 500 sachet,” jelas Hasyim.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Untuk harga, per sachet dijual dengan harga Rp 2.500. Harga itu hampir sama dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) beras jenis premium yang mencapai Rp 12.800 per kilogram (kg). Sementara beras ini premium yang dibungkus sachet per kg masih di harga Rp 12.500.

Kepala Sub Divre Perum Bulog Surabaya Utara, Agus Sutarto, menambahkan pengemasan yang dilakukan di gudang di wilayahnya itu untuk mendukung langkah uji coba beras sachet di wilayah Jawa Timur.

“Masih uji coba jadi jumlahnya tidak banyak. Nanti setelah didistribusikan ke RPK dan mendapat respons tentunya pengemasan akan dilakukan lebih banyak lagi,” ungkapnya Agus.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dengan hanya 10 ton yang dikemas sachet, sebagai uji coba pertama akan dipasarkan di RPK yang di Jatim jumlahnya mencapai 5.500 RPK. Dengan jumlah per RPK, disiapkan sekitar 6 kilogram atau satu kantong plastik besar berisi 30 sachet beras.

Untuk mesin pengemas, saat ini masih tersedia tiga unit dengan kemampuan mengemas maksimal 9 menit untuk 1 ton beras per unitnya. Bila respons pasar bagus dan ada peningkatan permintaan tentu jumlah besar dan mesin bisa ditambah.

Apalagi dalam waktu dekat kami juga akan distribusikan ke toko modern baik kecil maupun besar untuk bisa sampai ke tangan konsumen.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Hasyim menambahkan, jika dihitung setiap kali memasak dengan beras kemasan 200 gram itu, maka bisa digunakan untuk makan antara tiga sampai dengan empat orang. Kemudahan dari beras kemasan 200 gram ini salah satunya adalah kemudahan untuk mendapatkannya dengan harga yang terjangkau di masyarakat.

“Selain itu, masyarakat juga tidak perlu lagi memikirkan untuk membawa beras dengan kemasan yang lebih berat seperti kemasan 5 kilogram,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga akan terus memantau keberadaan beras dengan kemasan 200 gram itu di pasar, karena kalau yang lama belum laku, maka akan diganti dengan kemasan yang baru. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB