Bulan Memerah di Langit Pasaman, Ada Apa

Penulis -

Jumat, 13 September 2019 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Bulan purnama di atas langit Pasaman. Namun, tidak seperti biasa, warnanya sedikit memerah, tidak pekat. Tidak sampai dua jam, usai magrib, Kamis (13/9), purnama hilang ditelan kabut asap, yang sedari beberapa hari ini menghantui Pasaman.

“Gawat ternyata ketebalan kabut kiriman ini, sampai-sampai berubah cahaya bulan ke bumi. Belum lagi jarak pandang juga berkurang,” kata Andi, salah satu warga Lubuk Sikaping.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi mengatakan, saat ini kabut asap kiriman memang mulai terlihat jelas di Kabupaten Pasaman.

Untuk sementara, katanya, masyarakat diminta agar mengurangi aktifitas di luar rumah. Jikapun sangat diperlukan untuk keluar rumah, masyarakat diminta agar mengenakan masker atau penutup hidung.

Disamping itu, dia juga mengajak masyarakat agar segera berkonsultasi ke pelayanan kesehatan terdekat jika masyarakat mengalami mata perih atau terjadi radang tenggorokan.

“Untuk sementara, kita menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktifitas pembakaran, baik itu sampah, lahan atau ladang,” tukas Ricky. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB