Batu Kambiang, Prokabar.com – Badan Penanggulangan Bencana atau BPBD Kabupaten Agam melanjutkan penanganan bencana longsor di Nagari Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Minggu (30/4). Setelah tuntas membantu pembersihan material longsor melalui bantuan alat berat PUPR Kabupaten Agam, hari ini pembersihan dengan bantuan Tim Damkar dengan penyemprotan badan jalan yang masih berlumpur.
Kepala Pelaksana Satuan atau Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito menjelaskan pihaknya sejak awal kejadian langsung bergerak cepat menanggapi bencana alam tersebut. Melalui dukungan penuh Assisten I, Bapak Rahman dan Dinas Sosial Kabupaten Agam dan Jajaran Polsek Ampek Nagari, aksi cepat tanggap menanggulangi bencana berhasil membantu dan meringankan derita korban bencana.
“Setelah membantu adanya korban satu unit rumah terkena dampak longsor, kami melanjutkan pembersihan material longsor tersebut. Berkomunikasi dengan PUPR Agam untuk mempercepat pembersihan longsor menutup badan jalan di dua titik lonsor,” ujarnya.
Bambang melanjutkan, kondisi material longsor sangat berat dan pembersihan hanya bisa dengan bantuan alat berat. Dan alat berat yang stenbay di Matur untuk siaga libur lebaran Idul Fitri 1444 Hijirah sudah sampai di lokasi longsor sekitar pukul 15.30 WIB.
“Material Longsor di Batu Kambing berhasil bersih dan sudah bisa dilewati sejak sabtu sore kemaren. Untuk pembersihan lanjutan, akan dilanjutkan melalui bantuan
Tim Damkar Agam Minggu pagi ini,” terangnya.
Pihaknya juga menjalin komunikasi dengan semua pihak dan lintas sektoral. Baik dari TNI dan Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perkim dan Dinas PUPR Kabupaten Agam. Sejumlah relawan KSB juga dikerahkan untuk membantu informasi awal lanjutan di lapangan.
“Kami menghimbau semua pihak untuk bersama-sama bekerjasama menanggapi kebencanaan yang telah terjadi maupun kemungkinan terjadi. Cepat tanggap dan menyampaikan informasi jika ada bencana. Peran aktif Walinagari, Perangkat Nagari termasuk walijorong sangat diharapkan untuk pencegahaan maupun dalam penanganan bencana,” pungkasnya. (rud)
















