“BPJS Kesehatan ada, cuma sudah tidak aktif. Jadi terpaksa masuk sebagai pasien umum, dan biayanya sangat besar, dengan apa kami bayar nantinya,” ujarnya.
Selama perawatan, ulasnya, nyaris dua kali seminggu anaknya harus menjalani cuci darah. Untuk sekali cuci darah bisa menghabiskan biaya jutaan rupiah.
“Saya sudah meminta bantuan kepada pihak Baznas Kabupaten Solok, tapi belum ada tanggapan,” sebutnya.
Dirinya sangat berharap ada dermawan yang mau meringankan biaya perawatan anaknya. Apalagi, anaknya masih menjalani perawatan sampai waktu yang belum tentu.
Bagi masyarakat dan dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu biaya pengobatan Nur Intan Najwa bisa menyalurkan bantuan melalui rekening BNI dengan nomor 0905753548 atas nama Dang Yani (Ayah Nur Intan Najwa).
Sementara itu Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP Dr. M. Djamil Padang Gustavianof menyebut membenarkan adanya warga kabupaten Solok yang dirawat karena penyakit ginjal kronis di RSUP M. Djamil.
“Nur Intan Najwa dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Ruang PICU merupakan ruang perawatan intensif bagi anak dengan gangguan kesehatan serius atau yang berada dalam kondisi kritis,” sebutnya.
Menurutnya, bagi pihak rumah sakit yang terpenting adalah memberikan pelayanan pada semua masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis.(*/mbb)
Halaman : 1 2
















