Arosuka, Prokabar – Seorang anak Nur Intan Najwa (8) warga Jorong Pabusuik, Nagari Sibarambang, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) M. Djamil karena sakit ginjal kronis yang dialaminya dan membutuhkan biaya yang besar.
“Sampai hari Senin (24/2), saya minta tagihannya pada pihak rumah sakit, sudah sekitar Rp45 juta, belum termasuk biaya dua hari terakhir,” kata Ibu Intan, Elmayunis, Kamis (27/2).
Menurutnya, anaknya telah 22 hari dirawat. Dari total tagihan tersebut diakuinya belum sepeserpun dibayar. Dirinya dan suami hanyalah petani dengan penghasilan pas-pasan.
Ia menjelaskan sebelum dirawat di RSUP M. Djamil, anaknya yang masih duduk di kelas II SD itu sempat dirawat di RSUD Sawahlunto, kemudian dirujuk ke RSUD Mohammad Natsir Solok.
Lantaran tidak bisa ditangani di RSUD M. Natsir, Nur Intan Najwa kemudian dirawat di RSUP M. Djamil. Saat ini, kondisi kesehatan anaknya juga belum menampakkan kemajuan berarti.
“Sudah sekitar dua minggu anak saya koma, dia sudah tidak tahu apa-apa, rencananya hari ini kembali dirawat di ICU dan biayanya cukup besar,” sebutnya.
Sudah tiga minggu lebih Elmayunis bersama suaminya, menunggui anaknya sehingga mereka tidak lagi bekerja.
Saat dirawat di M. Djamil, anaknya juga tidak terdaftar sebagai pasien BPJS Kesehatan, sementara jalur pasien umum tentu biayanya cukup besar.
“BPJS Kesehatan…………………
Halaman : 1 2 Selanjutnya
















