Berdalih Langka, Penjual Gas 3 Kilo ‘Cekik’ Warga di Pasaman

Penulis -

Jumat, 16 November 2018 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Harga gas elpiji 3 kilogram mencekik warga di Pasaman. Meraung ke langit tujuh warga dibuatnya. Berdalih langka, harga gas ‘diangkat’ setinggi-tingginya oleh pedagang. Bervariasi harganya, mulai dari Rp30 ribu sampai Rp40 ribu per tabung.

Anehnya, harga gas ini hanya melambung tinggu di ujung-ujung Kabupaten Pasaman. Seperti di Kecamatan Tigo Nagari, Panti, Rao hingga Rao Utara. Di pusat kota, Lubuk Sikaping sekitarnya, harga gas ini sangatlah normal. Bahkan tidak ada juga kelangkaan.

“Bantu lah kami pak. Semena-menanya penjual gas ini kepada kami konsumen. Mengadu pada pemerintah, sudah berbuih mulut kami, tidak ada hasilnya,” kata salah seorang warga Panti, Fendi (39).

Pantauan Prokabar.com, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan hanya berkisar Rp22 ribu. Tidak ada pengawasan dari pihak bertanggungjawab di daerah ini untuk pendistribusian dan harga jualnya.

Menurut Fendi, yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat, diduga yang bermain dalam penjualan gas 3 kilo tersebut adalah para pengecer di daerah itu. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB