Berada di Titik Terendah usai Tragedi Kanjuruhan, Valentino Jebreeet Mundur Sebagai Komentator Liga 1

Penulis -

Senin, 3 Oktober 2022 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Valentino Simanjuntak, komentator sepakbola nasional (IG)

Valentino Simanjuntak, komentator sepakbola nasional (IG)

Jakarta, prokabar – Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan membuat Radot Valentino Simanjuntak prihatin. Sebagai wujud rasa dukanya, Valentino mengumumkan untuk mundur dari profesinya sebagai komentator pertandingan sepakbola.

Valentino memang ikut menjadi komentator di laga Arema vs Persebaya. Pada pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) itu, Singo Edan kalah 2-3.

Namun, kerusuhan pecah tidak lama usai laga usai. Para Aremania yang tidak terima hasil ini langsung menyerbu ke lapangan begitu laga usai. Pihak keamanan mencoba membubarkan massa dengan melepaskan gas air mata ke tribun penonton.

Namun, hal itu justru membuat ribuan penonton panik dan berdesakkan mencari jalan keluar. Alhasil, banyak dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas.
Insiden itu akhinya menyebabkan ratusan nyawa melayang.

Padahal, Valentino menyebut duel bertajuk Derby Jatim itu salah satu yang terbaik yang pernah dia komentari.

Namun, komentator yang terkenal dengan teriakan jebreeet itu tak menyangka jika akhirnya laga itu jadi bencana.

“Kemarin malam (1/10) adalah salah 1 pertandingan terbaik di Liga 1 yg saya bawakan. Tetapi, tak menyangka beberapa saat kemudian dan sampai pagi mendengar kabar yang begitu menyedihkan,” katanya di Instagram.

Karena insiden ini pula Valentino memutuskan untuk mundur dari sebagai komentator. Dia mengaku kehilangan motivasi dan berada di titik terendah.

“Saya sebagai bagian dari insan sepak bola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karier saya sebagai host dan komentator program sepakbola nasional,” ujarnya.

“Hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusi saya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya,” jelas Valentino.

Valentino juga berharap semua korban meninggal dunia dapat terdata dengan baik. Dia juga meminta agar tidak ada yang saling menyalahkan.

“Hentikan saling menyalahkan, saatnya semua melakukan tanggung jawabnya masing-masing untuk keadaan saat ini dan yang kita harapkan di masa depan untuk kemajuan sepak bola Indonesia,” tegasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru