Kriminal

Bejat, Pria Ini Cabuli Anak Tiri Selama Satu Tahun, Lalu Minum Racun

Pessel, Prokabar – Memang penyesalan selalu muncul di kemudian hari. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pria berinisial A (50) berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun serangga setelah menghancurkan masa depan inisial El (11), merupakan anak tirinya.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Panai, Nagari Airhaji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Pada Senin (25/3) lalu.

Perbuatan pelaku ini dilaporkan oleh keluarga korban pada Selasa (26/3) ke Polsek Linggosari Baganti.

Kapolsek Linggosari Baganti, Iptu Hardi Yasmar membenarkan, peristiwa tersebut  yang diketahui berinisial A (50), berhasil terungkap pada Senin (25/3) lalu, setelah dugaan perbuatan pelaku dilaporkan pihak korban ke polisi.

“Pada Selasa (26/3), 17.00 WIB, tersangka berhasil kami amankan di kediamanya. Namun, sebelum kami amankan pelaku nekat minum racun serangga setelah perbuatannya diketahui oleh banyak orang,” ujarnya kepada Prokabar.com Kamis (28/3).

Ia menjelaskan, saat ini pelaku tengah menjalani perawatan di RSUD M.Zein Painan untuk mendapatkan perawatan medis setalah minum racun.

Kepada polisi, korban mengaku, bahwa ayah tirinya sudah melakukan pencabulan selama satu tahun.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Serta pengakuan pelaku di kuatkan dengan hasil keterangan saksi serta hasil visum yang telah dikantongi polisi.

Pantau Prokabar.com di RSUD M.Zein Painan, terlihat pelaku terbujur di atas ranjang dan tangan diborgol, pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini mengaku khilaf telah melampiskan nafsu setannya. Bahkan dia berencana mengakhiri hidupnya karena malu.

“Saya malu kepada keluarga serta kepada orang kampung, untuk apa hidup lagi,” ucap pelaku dengan nada penuh penyesalan.

Pelaku tiba di RSUD M.Zein Painan  dengan mengunakan celana pendek warna putih dengan telanjang baju. Dengan langkah gontai, mata berair, sambil sesekali meludah, pelaku digiring oleh polisi.

“Awak ndak bisa ngecek banyak do pak setelah minum racun serangga, karangkuangan awak maloyo dan gata-gata sarato nak muntah, (saya tidak bisa banyak ngomong pak, setalah minum racun serangga, kerongkongan saya loyo dan gatal-gatal rasa mau muntah),” ujarnya,(min)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top