Begini Kronologi Penembakan di Mabes Polri

Penulis -

Kamis, 1 April 2021 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan kronologi penyerangan yang terjadi di Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri).

Kapolri menyatakan jika terduga teroris berjenis kelamin wanita tersebut berjalan dan masuk ke Mabes Polri melalui pintu belakang. Wanita tersebut kemudian mengarah ke pos gerbang utama yang ada di Mabes Polri.

Ia sempat menanyakan di mana keberadaan kantor pos dan diberikan pelayanan oleh anggota dan ditunjukkan arah kantor pos.

Namun, dia kembali lagi ke pos jaga dan melakukan penembakan sebanyak enam kali terhadap anggota. Dua kali tembakan kepada anggota yang ada di dalam pos, dua kali yang ada di ruangan dan dua tembakan ke anggota yang ada di belakangnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Sekitar pukul 16:30 WIB, telah kita lakukan tindakan tegas terhadap pelaku teror yang mencoba melakukan aksi di Mabes Polri,” kata Kapolri dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (31/3).

Setelah dilakukan pemeriksaan identifikasi dan sidik jari, diketahui terduga teroris berinisial ZA (25) yang beralamat di jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kemudian dari hasil profiling terhadap yang bersangkutan, maka yang bersangkutan ini adalah tersangka atau pelaku lone wolf yang berideologi radikal, ISIS,” terang dia.

Hal ini dibuktikan dari postingan pelaku. Termasuk temuan beberapa barang bukti yang dibawa pelaku saat melakukan penyerangan seperti map berwarna kuning yang berisikan amplop bertuliskan kata- kata tertentu.

Selain itu juga dari isi instagram terduga pelaku yang baru dibuat, diketahui telah pamit kepada keluarga melalui whatsapp grup.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Saya telah perintahkan kadensus untuk mendalami dan mengusut tuntas terhadap kemungkinan adanya kelompok jaringan yang terkait dengan tersangka ini,” ujar Kapolri.

Kapolri memastikan bahwa kejadian ini tidak berpengaruh terhadap layanan yang dilakukan Polri kepada masyarakat.

“Dalam kesempatan ini, saya sampaikan kepada rekan- rekan untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian tingkatkan kewaspadaan dan sistem pengamanan baik di Markas Komando maupun pada saat melaksanakan tugas di lapangan,” tegas dia. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB