Teknologi

Begini Cara Chek IMEI Resmi Atau Ilegal

Foto : Samsung

Padang, Prokabar — Dalam waktu dekat, tepatnya di awal Agustus nanti, pemerintah Indonesia lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan memberlakukan pelarangan pembelian ponsel dari luar negeri yang merujuk pada aturan IMEI terbaru.

Untuk membrantas distribusi ponsel ilegal di Indonesia, pembeli ponsel dari luar negeri tidak bisa menggunakan kartu SIM semua operator dalam negeri. Kemkominfo akan bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan untuk menandatangani payung hukum IMEI tersebut.

Saat ini Kemenperin sudah menerbitkan sebuah situs khusus untuk mengecek IMEI yang terdaftar resmi atau tidak. Jika IMEI pengguna tidak ada dalam database sistem, kemungkinkan besar smartphone yang kalian pakai bukanlah smartphone resmi alias termasuk black market.

Ada beberapa cara untuk mengecek nomor imei smartphone yang sedang digunakan saat ini. Pertama adalah menekan tombol *#06#. Cara ini bisa dilakukan di semua smartphone, baik itu Samsung, iPhone, Xiaomi, Huawei, OPPO, VIVO dan masih banyak lagi.

Cara kedua adalah dengan melihat langsung bagian about phone pada setiap smartphone. Umumnya menu ini bisa ditemukan di Setting > System > About Phone. Di halaman tersebut akan muncul informasi model, build number, versi Android, hingga spesifikasi singkat dari smartphone yang digunakan.

Cara ketiga adalah dengan menggunakan aplikasi khusus. Untuk pengguna smartphone Android, pengguna bisa langsung install aplikasi My IMEI. Selanjutnya, buka aplikasinya dan secara otomatis nomor IMEI smartphone akan terlihat.

Cara keempat adalah melihat di belakang smartphone. Beberapa vendor smartphone terdahulu biasanya mencetak nomor IMEI di bagian belakang smartphone. Namun karena dirasa kurang aman, akhirnya vendor mulai menghentikan kegiatan tersebut.

Cara kelima untuk mengecek IMEI smartphone adalah dengan melihat box atau kardus dari penjualan smartphone. Umumnya setiap kotak penjualan terdapat beberapa informasi seputar smartphone, meliputi nomor imei, serial number serta keterangan penting lainnya.

Setelah nomor IMEI sudah berhasil diketahui, selanjutnya adalah mengecek ke situs Kemenperin apakah IMEI tersebut terdaftar secara resmi atau tidak.

Caranya dengan mengunjungi situs http://kemenperin.go.id/imei/, lalu masukkan nomor IMEI tadi. Jika nomor terdaftar muncul keterangan nomor IMEI, perusahaan, merek ponsel dan model. Lalu jika belum terdaftar akan muncul keterangan bahwa nomor IMEI tersebut tidak ada dalam database Kemenperin.

Perlu diketahui jika pengguna tidak bisa memasukkan nomor IMEI di situs Kemenperin, berarti situs tersebut memang sedang mengalami perbaikan sehingga bisa dicoba kembali beberapa saat kemudian. Seperti itulah cara mengecek IMEI dan cara mengetahui apakah nomor IMEI terdaftar secara resmi atau tidak. Dengan diterapkannya aturan ini, diharapkan pengguna untuk membeli smartphone secara resmi di Indonesia. (*/hdp)

 

 

sumber : Droidlime

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top