Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

Batita Peraih Muri ini Bikin Geleng Kepala!

Foto : Misael dan keluarga (beb prokabar)
Dibaca : 1.3K

Jakarta, Prokabar – Usianya belum  tiga tahun, tapi siapa sangka, sudah bisa baca dan menulis alfabet. Nggak percaya? Misael Bright Manurung namanya. Anak super ini adalah putra pertama pasangan David Victor (36) dan Giovanni Paramyta (34).

Sekilas tak ada yang berbeda dari gerak-gerik Misael dengan anak-anak seumurannya. Ia berlari ke sana ke mari dan sesekali berteriak kegirangan. Kelucuannya itu ternyata mengundang banyak orang ingin mencubit pipinya yang tembem.

“Halo semua. Hai semua, apa kabar semua. Terima kasih ya,” polos Misael sambil memegang mic. Sontak wartawan yang datang di acara penganugerahan rekor MURI, bengong melihat Misael.

Tepuk tangan Misael pun menambah suasana riang. Banyak wartawan yang ingin menggoda Misael. Tetap saja meski ke sana ke mari dihadang, Misael berhasil meloloskan diri. ”Misael mau main,” jawab Misael yang asyik berlarian di sebuah restoran di daerah Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baca Juga : Ingin Pintar Seperti Misael, Ini Rahasianya

Di balik keceriaannya, Misael punya kelebihan yang tak ada duanya dengan anak-anak seusianya. Bayi kelahiran Jakarta, 20 April 2015 ini bisa membaca dan menulis. Kelebihannya inilah yang membuat rekor MURI mencatatnya sebagai balita termuda yang bisa membaca dan menulis.

“Anak kami ini punya tiga kelebihan. Membaca, menulis alfabet dan berhitung sampai seratus dengan bahasa Inggris,” bangga David membuka perbincangan dengan wartawan.

Menurut David, ia merasa harus memberikan tindak lanjut atas munculnya Misael dalam tayangan Hitam Putih yang dipandu Deddy Corbuzier, Februari lalu. ”Ini tindak lanjut dari anak kami yang kemarin telah diundang jadi bintang tamu di televisi swasta. Banyak masukan untuk mendaftarkan Misael ke rekor MURI. Ternyata kelebihan Misael belum ada,” tutur David.

Cerita bagaimana Misael bisa membaca dan menulis rupanya terjadi secara alamiah. Orangtuanya tak pernah mengajarkan atau memberikan pelajaran khusus bagi putranya itu.

“Ini terjadi secara alamiah, Misael tidak pernah kami ajarkan atau kami kursuskan. Ini di luar dugaan. Sejak usia satu tahun, sudah hobi buka buku. Waktu itu bicaranya belum jelas, jadi kita anggap main-main saja,” beber David.

Hingga usia dua tahun, David mengaku kaget ketika putranya itu mulai bisa mengucapkan suku kata dengan jelas. Itu terjadi ketika adik Misael, Joseph lahir  November tahun lalu. Misael membacakan sebuah nama waralaba yang tertulis di plastik.

“Hingga usia dua tahun setelah terdengar dan mengerti kata bahasanya. Terjadi pada saat kelahiran adiknya di rumah sakit. Ada plastik belanjaan dan dibaca oleh Misael membaca dengan lantang tanpa dieja,” kenangnya.
Tentu saja David tak percaya bila Misael dengan mudahnya mengucapkan tulisan tersebut. David mengira jika putranya itu hanya mengulang apa yang didengarnya saja. ”Saya pikir dia hanya mengulang perkataan orang saja. Hafal dengan tulisannya dan diucapkan begitu saja, tapi tetap saja saya orangtuanya penasaran, apakah benar Misael bisa membaca,” pikirnya saat itu.

Tak ingin menjadi penasaran, David lantas menyodorkan produk tisu untuk dibaca Misael. Apa yang terjadi, Misael dengan polosnya membaca dengan tepat. ”Facial Tissue,” ucap David menirukan ucapan Misael.

Melihat putranya bisa membaca, David tertawa lepas dan tak menyangka anak sekecil Misael bisa membaca dengan jelas. Bahkan David berniat mendaftarkan putranya ke sekolah untuk ikut belajar.

“Tadinya kita mau masukan Misael ke play group tapi ada masukan dari dokter spesialis anak. Pendidikan anak usia dini itu adalah bermain. Menurut beliau anak seusia Misael waktunya mendapat pendidikan keluarga di rumah. Akhirnya niatan sekolah untuk Misael kita urungkan,” beber David. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top