Batang Saman Meluap, Simpang Empat – Ujung Gading Putus

Penulis -

Jumat, 12 Oktober 2018 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Prokabar -Air Sungai Batang Saman Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat meluap setinggi dua meter, sehingga memutus arus lalulintas Simpang Empat-Ujung Gading, Kamis 11/10 malam.

“Ya, malam ini sekitar pukul 22.30 WIB Sungai Batang Pasaman meluap sampai menutup badan jalan setinggi dua meter dan merendam puluhan rumah,” sebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Try Wahluyo.

Selain air menutup badan jalan dan merendam puluhan rumah. Dari data sementara, informasinya ada dua rumah warga yang hanyut diseret derasnya air sungai.

Namun, data pastinya belum kita peroleh karena BPBD, SAR, PMI serta Aparat Kepolisan dan TNI sedang memberikan bantuan dan mengevakuasi warga ketempat yang lebih aman,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Waluyo, meluapnya Sungai Batang Saman terjadi pada Kamis malam akibat hujan yang terus terjadi dalam dua hari ini. Untuk sementara korban banjir, mereka mengungsi ke rumah sanak familinya yang tidak terkena banjir. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa,” kata dia.

Hingga saat ini di beberapa daerah Pasaman Barat waspada banjir dan longsor, untuk daerah banjir diantaranya Kapa, Jambak, Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo, Simpang Empat, Nagari Batang Saman dan Ujung Gading. Sedangkan longsor terjadi di Talamau, Kapunduang Kinali dan Muaro Kiawai.

Data lengkapnya belum kita peroleh. Untuk sementara tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan hujan berhenti dan banjir pun cepat surut,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat H. Syahiran, MM didampingi Kepala Bagian Humas, Yosmar Difia mengimbau, agar masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim yang terjadi saat ini.

Bupati menghimbau, agar warga yang berdomisili di dekat perbukitan, tepi sungai dan laut agar hati-hati karena bencana bisa terjadi kapan saja dan secepatnya memberikan informasi jika tiba-tiba bencana melanda daerahnya masing-masing.

Selain itu ia berharap, agar petugas yang berada di lapangan agar segera memberikan data korban banjir dan longsor agar secepatnya dikirim bantuan. Selain itu Alat berat telah disediakan untuk daerah tertimpa longsor begitu juga perahu karet untuk daerah banjir,” harap Bupati Syahiran. (Irf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB