Banjir Kembali Terjang Solsel, Sembilan Rumah Warga Hanyut

Penulis -

Jumat, 13 Desember 2019 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Aro, Prokabar – Solok Selatan kembali dilanda banjir. Sebanyak sembilan rumah warga di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, hanyut dan roboh karena hantaman arus sungai yang mengalami peningkatan debit air akibat hujan pada Kamis (12/12) hingga Jumat.

Camat Koto Parik Gadang Diateh, Syahrul Munir, menyebut enam rumah warga yang hanyut berada di Nagari Balun karena dihantam arus Sungai Batang Suliti.

Kuatnya arus karena peningkatan debit air juga menyebabkan 300 meter jalan alternatif di Kandang Banih retak. Kerusakan jalan ini mengakibatkan akses warga Sungai Pangkua terganggu.

Hantaman arus Sungai Batang Suliti juga menyebabkan satu rumah warga di Sungai Ipuah rusak.

“Penghuni rumah saat ini telah mengungsi ke rumah sanak keluarga,” sebutnya.

Rumah rusak akibat arus sungai juga terjadi di daerah Batang Lolo. “Di Batang Lolo dua rumah warga runtuh,” ujarnya.

Sejumlah sawah warga di Sungai Manau juga tertimbun lumpur yang berasal dari bukit yang berada di daerah itu, sebutnya.

Longsor juga kembali terjadi di daerah Pinti Kayu, Pakan Rabaa Timur, Koto Parik Gadang Diateh yang membuat akses masyarakat terganggu. “Jalan masih bisa dilewati tapi terganggu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, data tersebut merupakan data sementara.

Sementara laporan Petugas Sosial Masyarakat (PSM) Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, selain longsor di Bukik Rampuang, di Pinti Kayu Gadang jalan penuh batu batu akibat anak air sungai Pinti Kayu Gadang meluap.

Kemudian terjadi longsor di depan SD Tanjuang Nan 44, sementara di Galagah jalan penuh dengan bebatuan dan terdapat satu unit rumah hanyut.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB