Baku Tembak dengan Polisi, Bandar Sabu Sumbar-Riau Tewas

Penulis -

Sabtu, 7 September 2019 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar — Seorang bandar sabu-sabu Sumbar-Riau tewas di depan Markas Polres 50 Kota, Ketinggian, Sarilamak, Harau, sesaat setelah terlibat kontak senjata dengan aparat Kepolisian, Sabtu (7/9) pagi.

“Betul, terduga pelaku MD (meninggal dunia,-red),” kata Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis, kepada Prokabar di balik gagang teleponenya.

Haris mengatakan, pelaku dan polisi sempat terlibat baku tembak. “Sebelum meninggal dunia, pelaku sudah lari dari kejaran anggota Polsek Pangkalan Koto Baru, saat mobil yang ia kendarai, menerobos petugas yang razia,” tutur Haris.

Adapun kronologis kejadian,
pada pukul 08.00 WIB, Sat Lantas bersama personil Polsek Pangkalan melakukan Razia Ops Patuh di wilayah hukum Polsek Pangkalan tepatnya di dpn Pos Lantas Polsek Pangkalan. Saat itu kata Kapolsek Iptu Dika, anak buahnya memberhentikan 1 unit mobil merk Honda Jazz warna putih nomor polisi BM 1516 SF, yang datang dari arah Riau.

Namun yang bersangkutan tdk mau berhenti justru mengacungkan Senpi dr dalam mobil dan dgn kecepatan tinggi. Kemudian Kanit Turjawali menghubungi Kanit SPKT Polres, Aipda Romi Paslah untuk melakukan Razia didpn Mako Polres bersama personil Reskrim, Narkoba dan Lantas.

“Sekitar 1 jam kemudian mobil tsb sampai didepan Mako Polres dan diberhentikan, namun pengemudi tidak mau berhenti justru menabrak mobil yang ada didepannya.
Ada 3 mobil yang tertabrak,” jelas Haris Hadis.

Kemudian, pengemudi mengacungkan senpi dari dalam mobil dan personil melakukan penembakan peringatan keatas sambil menyuruh keluar dan tidak dihiraukan dan mengancam personil dengan senjata api.

“Hingga akhirnya, terjadi kontak senjata. Pelakj menembak petugas dan petugas mengarahkan tembakan ke udara. Kemudian, pelaku meninggal dunia,” tutur Haris Hadis.

Adapun nama pelaku, Yudi (35), asal Rumbai, Kota Pekan Baru. Pelaku meninggal dengan tembakan arah leher 1 peluru tembus dan 1 peluru tangan kiri. “Almarhum pelaku , sudah kita kirim ke Rumkit Polda Sumbar untuk Otopsi,” jelas Haris Hadis.

BERSAMA WANITA
Pelaku ditangkap bersama seorang perempuan bernama Wela Hasan (27), asal Hangtuah Ujung Perum Hangtuah, Kota Pekan Baru. “Teman wanita pelakh ini, juga positif mengkonsumsi sabu,” sambung Haris.

Adapun barang bukti yang disita polisi, 1 unit mobil Jazz warna Putih No.pol. BM 1516 SF, narkotika jenis sabu seberat lebih kurang 400 gram dan senpi jenis TT 33 warna hitam .

Rencana, sabu hendak diedarkan untuk pelanggan mereka di Sumbar. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu
Belasan Kilo Ganja Siap Edar Dimusnahkan Polres Pasaman
Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat Empat Orang Pengedar Shabu
Identitas Mayat Perempuan Gegerkan Pasaman Terungkap, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan
Warga Pasaman Geger, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Selokan
Tim Keamanan KAI Divre II Sumbar Gagalkan Upaya Pencurian Bantalan Besi di Eks Gudang PKLG
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penganiayaan Oleh Ayah Tiri yang Tewaskan Gadis Remaja
Tim Gabungan Polres Tangkap Ayah Sambung Pembunuh Anak Tiri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:04 WIB

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:28 WIB

Belasan Kilo Ganja Siap Edar Dimusnahkan Polres Pasaman

Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:27 WIB

Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat Empat Orang Pengedar Shabu

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:30 WIB

Identitas Mayat Perempuan Gegerkan Pasaman Terungkap, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Warga Pasaman Geger, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Selokan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB