Kriminal

Baku Tembak dengan Polisi, Bandar Sabu Sumbar-Riau Tewas

Limapuluh Kota, Prokabar — Seorang bandar sabu-sabu Sumbar-Riau tewas di depan Markas Polres 50 Kota, Ketinggian, Sarilamak, Harau, sesaat setelah terlibat kontak senjata dengan aparat Kepolisian, Sabtu (7/9) pagi.

“Betul, terduga pelaku MD (meninggal dunia,-red),” kata Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis, kepada Prokabar di balik gagang teleponenya.

Haris mengatakan, pelaku dan polisi sempat terlibat baku tembak. “Sebelum meninggal dunia, pelaku sudah lari dari kejaran anggota Polsek Pangkalan Koto Baru, saat mobil yang ia kendarai, menerobos petugas yang razia,” tutur Haris.

Adapun kronologis kejadian,
pada pukul 08.00 WIB, Sat Lantas bersama personil Polsek Pangkalan melakukan Razia Ops Patuh di wilayah hukum Polsek Pangkalan tepatnya di dpn Pos Lantas Polsek Pangkalan. Saat itu kata Kapolsek Iptu Dika, anak buahnya memberhentikan 1 unit mobil merk Honda Jazz warna putih nomor polisi BM 1516 SF, yang datang dari arah Riau.

Namun yang bersangkutan tdk mau berhenti justru mengacungkan Senpi dr dalam mobil dan dgn kecepatan tinggi. Kemudian Kanit Turjawali menghubungi Kanit SPKT Polres, Aipda Romi Paslah untuk melakukan Razia didpn Mako Polres bersama personil Reskrim, Narkoba dan Lantas.

“Sekitar 1 jam kemudian mobil tsb sampai didepan Mako Polres dan diberhentikan, namun pengemudi tidak mau berhenti justru menabrak mobil yang ada didepannya.
Ada 3 mobil yang tertabrak,” jelas Haris Hadis.

Kemudian, pengemudi mengacungkan senpi dari dalam mobil dan personil melakukan penembakan peringatan keatas sambil menyuruh keluar dan tidak dihiraukan dan mengancam personil dengan senjata api.

“Hingga akhirnya, terjadi kontak senjata. Pelakj menembak petugas dan petugas mengarahkan tembakan ke udara. Kemudian, pelaku meninggal dunia,” tutur Haris Hadis.

Adapun nama pelaku, Yudi (35), asal Rumbai, Kota Pekan Baru. Pelaku meninggal dengan tembakan arah leher 1 peluru tembus dan 1 peluru tangan kiri. “Almarhum pelaku , sudah kita kirim ke Rumkit Polda Sumbar untuk Otopsi,” jelas Haris Hadis.

BERSAMA WANITA
Pelaku ditangkap bersama seorang perempuan bernama Wela Hasan (27), asal Hangtuah Ujung Perum Hangtuah, Kota Pekan Baru. “Teman wanita pelakh ini, juga positif mengkonsumsi sabu,” sambung Haris.

Adapun barang bukti yang disita polisi, 1 unit mobil Jazz warna Putih No.pol. BM 1516 SF, narkotika jenis sabu seberat lebih kurang 400 gram dan senpi jenis TT 33 warna hitam .

Rencana, sabu hendak diedarkan untuk pelanggan mereka di Sumbar. (vbm)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top