Budaya

Babimba, Tradisi Turun Temurun Warga Pasaman di Hari Baik Bulan Baik

Pasaman, Prokabar – Sembilan batang pohon pinang dilumuri oli dan gomok bekas menjulang tinggi di Terminal Pasar Benteng, Kecamatan Lubuk Sikaping. Di atasnya berbagai hadiah tergantung dan meliuk-liuk dihembus angin. Minuman botol, baju, handuk, sabun, gelas, bendera pusaka hingga uang di dalam amplop, ada semua. Ini sebabnya.

Masyarakat di Nagari Tanjung Beringin ternyata sedang babimba. Ini sebuah tradisi yang diselenggarakan turun temurun untuk memperingati hari baik dan bulan baik dalam bersilaturahmi secara massal usai hari raya Idul Fitri.

“Jadi ini semacam hiburan rakyat. Di balik itu semua, melalui acara ini kami selalu meningkatkan silaturahmi antar masyarakat di jorong-jorong yang ada di Nagari Tanjung Beringin,” kata Walinagari Jafri.

Pantauan Prokabar.com, tidak hanya panjat pinang dalam acara babimba yang dilaksanakan dari Sabtu (14/7) malam sampai Minggu (15/7) malam ini, semua hiburan rakyat ada. Saluang dangdut, orgen, mainan anak hingga pertunjukan silek dan randai lainnya untuk para pemuda dan pemudi juga ada. (ola)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top