Artikel

Ayo tangan di Atas Jangan di Bawah Terus

Dibaca : 344

Padang, Prokabar – Kalau masih bertahan dengan sikap tangan di bawah, maka nasib umat Islam takkan berubah. Umat akan terus-menerus berkubang dalam kemiskinan dan kebodohan.

Pengusaha muslim Chairul Tanjung mengemukakan hal itu dalama cara silaturrahim nasional Dai se-Indonesia Ikadi, Minggu (4/3) di
Asrama Haji Padang. Menurut dia, yang suka pasrah akan menyuburkan kemiskinan. “Mari memberi sedekah, bukan lagi menerima,” kata dia. Di sanalah ia melihat peran pemeriontah harus ada, minimal sebagai pendorong, agar “mobil” umat bisa melaju kencang.

“Ulama mesti diberi pengertian tentang pentingnya mengatasi masalah kemiskinan. Ulama ini nanti yang akan didengarkan oleh ummat,” ujar pria yang akrab disapa CT itu di hadapan 500 dai yang datangdari seluruh Indonesia.

CT juga menawarkan melalui koperasi, dai bisa masuk ke dalam jaringan ritel yang dimiliki CT lewat Transmart yang ada di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Ikadi, Ahmad Satoli Ismail menyebutkan pertemuan menghasilkan 10 rekomendasi untuk kebaikan ummat dan bangsa.
Apa 10 poin itu? Pertama meningkatan dan memperkokoh dakwah rahmatan lil’alamin dengan manfaat media, terutana media sosial. Kedua, selalu membentengi ummat dari aliran yang mengancam akidah dan
keutuhan NKRI. Tiga membantu umat dalam memilih pemimpin bangsa terbaik. Empat tetap bersatu dalam melawan hal-hal yang merusak ideologi dan keutuhan bangsa. Lima mengutuk LGBT dan mengajak mereka untuk kembali ke fitrah. Enam dukungan kepada pemerintah untuk berperan aktif dalam menyelesaikan konflik antar bangsa. Tujuh memperkuat peran sebagai mitra pemerintah. Delapan merekomendasikan komitmen untuk pembinaan dai dan organisasi. Sembilan pembentukan Badan Wakaf Ikadi untuk umat. Terakhir harus memdeteksi masalah aktual di masyarakat. (eda)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top