Lubuk Basung, Prokabar – Satu unit Tim SAR Polres Agam gerak cepat melakukan pencarian atlet paralayang yang gagal Landing akibat cuaca buruk di objek wisata Puncak Lawang, Kecamatan Matur, Jumat (6/5).
Kejadian disebabkan perubahan angin begitu cepat membuat atlet itu kehilangan pedoman dan keseimbangan.
Dikutip melalui Agam.Polres.id, Kepala Tim SAR Polres Agam, dipimpin Kapolsek Matur Iptu Yance Mardi, atlet paralayang itu hilang kendali karena kondisi cuaca berubah drastis.
“Atlet itu bernama Galih Gani Irawan (16), pelajar SMA beralamat Komplek Rajawali 5 Nomor 104 Lanud, Roesmin Rojadin AURI, Pekanbaru Provinsi Riau,” ungkapnya.
Iptu Yance menjelaskan kronologi hilangnya Galih, seorang atlet Paralayang sudah memiliki sertifikat terbang SIM PL 1 ini, berawal pada saat take off pada pukul 11.00 WIB dari lokasi objek wisata Puncak Lawang.
“Dan sekitar pukul 11.45 tiba-tiba cuaca berubah sehingga Galih kehilangan pedoman untuk tempat landing,” terangnya.
Sekira pukul 11.50 lanjutnya, Galih sempat berkomunikasi dengan temannya melalui handy talky atau HT yang dibawanya.
“Galih mengatakan kalau dia berhasil landing dengan selamat namun tersangkut di sebuah pohon kayu. Ia juga tidak mengetahui dimana posisi atau titik jatuh karena ia bukan warga setempat,” tutur Iptu Yance.
Iptu Yance menjelaskan saat ini Tim SAR Polres Agam sedang berupaya melakukan pencarian dengan melakukan cek posisi handphone android milik Galih.
Dan posisi atlit itu sudah diketahui dan berada di daerah Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, sebelah utara Puncak Lawang.
“Mudah-mudahan tak lama lagi Galih bisa kita evakuasi, karena saat ini Tim SAR Polres Agam sudah bergerak dibantu warga setempat untuk mencapai lokasi,” tutup Kapolsek Matur, Iptu Yance. (rud)
















