Arif banjir Dukungan di Malam LIDA Top 3 Result

Penulis -

Kamis, 10 Mei 2018 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Sorak sorai pendukung tiga finalis malam Konser Final Top 3 LIDA Indosiar semakin memanas. Dua finalis perempuan sudah naik ke atas panggung. Tinggal si suara merdu Arif Firman belum terdengar.

Meski begitu, pendukung Firman dari Sumatera Barat tak menurunkan semangatnya. Terlihat dari pendukung yang datang, poster berisikan tulisan semangat Arif sesekali diacungkan pada kamera.

Ya, pendukung Arif terlihat bersemangat seperti halnya pria berusia 21 tahun ini.

Sampai di titik tiga besar LIDA, sudah banyak usaha yang dilakukan Arif untuk mengharumkan nama Sumatera Barat.

Putra pertama dari tiga bersaudara pasangan Yulisman (alm) dan Netrazaidi ini menunjukan bila keterbatasan bukan penghalang baginya.

Lewat suara yang khas, Arif mampu menyisihkan puluhan peserta hingga masuk ke tiga besar.
Beruntung bagi Arif, keinginan menjadi seorang penyanyi terwujud setelah mengikuti LIDA pada 15 Oktober 2017 lalu.

“Ini kesempatan besar untuk aku ikut ajang LIDA Indosiar. Sebelumnya aku pernah mau ikut D’Academy 4 tapi aku masih ujian,” kenangnya.

Tak disangka lewat telpon, Arif diminta datang untuk audisi ke RRI Padang. “Tapi ternyata tempatnya dipindang jadi ke Kosad Asrama Brimob Kota Padang. Aku diantar ibu,” kenangnya.

Perjuangan Arif rupanya tak sia-sia. Arif berhasil mewakili Sumatera Barat. “Perlahan apa yang aku cita-citakan terwujud. Aku tak percaya bisa sampai di asrama LIDA,” bangga Arif.

Sempat Arif termenung karena keterbatasannya itu. Ia tak ingin bila keterbatasannya itu jadi alasan mendapat perlakuan khusus. “Aku nggak mau gara-gara keterbataaan ini diperlakukan istimewa. Aku ingin diperlakukan sama dengan peserta lain,” ujarnya bersemangat.

Arif bersyukur hingga di babak final, ia selalu mendapat dukungan terutama dari pemerintah setempat dan masyarakat Indonesia.

“Alhamdulillah terima kasih atas dukungan dari semua masyarakat Indonesia. Pemerintah setempat dan juga keluarga,” ucap Arif.

Ada satu pesan yang selalu diingat Arif selama berjuang membawa nama baik Sumatera Barat.

“Pesan itu dari ibu. Aku harus bersemangat dan berusaha. Kita harus bisa layaknya orang-orang lain. Ibu adalah penyemangat dan motivatorku,” puji Arif. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB