Apa Arti CT Value Hasil Swab PCR? Ini Penjelasan Spesialis Patologi Klinik SPH

Penulis -

Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Prokabar- Istilah CT Value dalam pemeriksaan tes PCR (CT Value PCR) sedang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Sebagian dari kita mungkin sudah paham dengan istilah itu, namun ada juga yang bertanya-tanya soal ini. Lalu bagaimana sebenarnya CT Value PCR itu?

Spesialis Patologi Klinik Semen Padang Hospital, Prof. DR. dr. Rismawati Yaswir kk, Sp. PK (K) mengatakan, CT Value atau cycle threshold value mengacu pada berapa kali siklus yang muncul dalam pemeriksaan PCR atau pemeriksaan pada sampel sampai komponen virus corona dapat dideteksi.

“Jadi berapa kali amplifikasi atau pengulangan pemeriksaan sampai di baca mesin PCR, jadi tidak menyatakan ada kuman. Secara umum proses amplifikasi pada pemeriksaan PCR akan terjadi berulang-ulang hingga 40- 45 siklus, artinya melakukan pengulangan amplifikasi untuk mendeteksi RNA virus corona hingga 40 kali dalam tes PCR yang dilakukan, katanya dalam program Sumbar Melawan Corona di Radio Classy FM Padang, Senin, 2 Agustus 2021.

Baca Juga :  Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

 

Ia mengatakan, apabila dalam 40 kali pengulangan, pemeriksa berhasil mendeteksi virus corona, maka tes PCR dinyatakan positif, setelah itu pemeriksa akan melampirkan pada siklus amplifikasi keberapa materi genetik virus corona ditemukan.

“Jadi itu gunanya, jika CT value nya tinggi maka diperkirakan kumannya rendah, tapi misalnya dalam pemeriksaan sampel terdeteksi di siklus ke 20, maka hasilnya adalah PCR positif dengan CT Value 20. Sementara jika dalam pengulangan 40 PCR tidak ditemukan virus Corona, maka hasil tes PCR bisa dinyatakan negatif,” paparnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua

Prof. DR. dr. Rismawati Yaswir kk, Sp. PK (K) menyebut angka CT value tidak menentukan orang itu sembuh atau tidak. “CT value menggambarkan materi genetik RNA dalam sampel yang diperiksa, bukan jumlah virus secara langsung dalam tubuh.CT value dipengaruhi oleh kualitas sampel, teknik sampel, waktu pengambilan sampel, metode yang digunakan, reagen, dan alat sehingga tidak bisa dibandingkan dengan sampel lainnya atau sampel yang berbeda,” terangnya.

Rismawati menegaskan, CT penting bagi penilai. CT value tidak direkomendasikan sebagai satu-satunya jalan dalam menilai infeksius individu karena CT value berbeda satu lab dengan lab lain. “Dan saat dikaitkan dengan isolasi mandiri, maka tidak bisa dikaitkan. Penentuan isolasi itu juga tidak ditentukan dari CT Value,” jelasnya.

Baca Juga :  Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

CT Value menggambarkan materi genetik (RNA) virus dalam sampel yang diperiksa (bukan jumlah virus secara langsung dalam tubuh). “Selain itu, CT Value juga dipengaruhi oleh kualitas sampel (teknik pengambilan dan waktu), metode, reagen dan alat yang digunakan sehingga CT value tidak dapat dibandingkan pada sampel yang berbeda, pemeriksaan di laboratorium yang berbeda, metode, alat dan reagen yang berbeda,” jelasnya.

CT value tidak direkomendasikan sebagai satu-satunya dasar untuk menilai tingkat infeksius individu, menular/tidak menular maupun penetapan selesainya masa karantina/isolasi. (rls/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga
Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif
PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini
Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:15 WIB

UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Berita Terbaru

Daerah

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:04 WIB