Anjing Pelacak Cari Korban Hilang Banjir Bandang

Penulis -

Minggu, 14 Oktober 2018 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Polda Sumatera Barat kerahkan anjing pelacak (K9) guna mencari korban yang masih belum ditemukan. Korban terakhir yang masih dalam pencarian yakninya Daswirman (58) yang merupakan warga 50 Kota.

Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas, mengatakan untuk membantu petugas dalam melakukan pencarian, pihaknya mendatangkan dua ekor anjing pelacak dari Unit Satwa Sabhara Polda Sumbar.

“Untuk mempermudah pencarian terhadap satu korban yang masih dinyatakan hilang terseret banjir, kami melibatkan anjing pelacak,” ucap Bayuaji.

Pencarian korban hilang tersebut sudah dilakukan dengan melakukan penyisiran sejauh enam kilometer dari titik penemuan korban sebelumnya.

Pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan, atau hingga berakhirnya masa tanggap darurat yang telah ditetapkan selama tujuh hari.

Proses evakuasi dan penanganan bencana yang melanda beberapa nagari di Kecamatan Lintau Buo Utara juha melibatkan beberapa pihak, diantaranya BPBD, TNI, Polri, serta beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tanah Datar dengan sejumlah relawan dan masyarakat.

Selain itu, penanganan bencana saat ini juga dibantu Detasemen B Pelopor Brimob Padang Panjang sebanyak 45 personel.

Sebelumnya, korban bencana banjir bandang terdata lima orang meninggal dunia, yakni Rani (30), Moch Steve Efendi (10), Aris (2,5), Yernida (56), dan Erizal Efendi (55).

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi pun menginstruksikan agar selama masa tanggap darurat aktifitas lebih diprioritaskan untuk melakukan evakuasi terhadap korban bencana. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB