Tanah Datar, Prokabar – Polda Sumatera Barat kerahkan anjing pelacak (K9) guna mencari korban yang masih belum ditemukan. Korban terakhir yang masih dalam pencarian yakninya Daswirman (58) yang merupakan warga 50 Kota.
Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas, mengatakan untuk membantu petugas dalam melakukan pencarian, pihaknya mendatangkan dua ekor anjing pelacak dari Unit Satwa Sabhara Polda Sumbar.
“Untuk mempermudah pencarian terhadap satu korban yang masih dinyatakan hilang terseret banjir, kami melibatkan anjing pelacak,” ucap Bayuaji.

Pencarian korban hilang tersebut sudah dilakukan dengan melakukan penyisiran sejauh enam kilometer dari titik penemuan korban sebelumnya.
Pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan, atau hingga berakhirnya masa tanggap darurat yang telah ditetapkan selama tujuh hari.
Proses evakuasi dan penanganan bencana yang melanda beberapa nagari di Kecamatan Lintau Buo Utara juha melibatkan beberapa pihak, diantaranya BPBD, TNI, Polri, serta beberapa OPD di lingkungan Pemkab Tanah Datar dengan sejumlah relawan dan masyarakat.
Selain itu, penanganan bencana saat ini juga dibantu Detasemen B Pelopor Brimob Padang Panjang sebanyak 45 personel.
Sebelumnya, korban bencana banjir bandang terdata lima orang meninggal dunia, yakni Rani (30), Moch Steve Efendi (10), Aris (2,5), Yernida (56), dan Erizal Efendi (55).
Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi pun menginstruksikan agar selama masa tanggap darurat aktifitas lebih diprioritaskan untuk melakukan evakuasi terhadap korban bencana. (eym)
















