Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Peristiwa

Analisa BMKG tentang Banjir di Padang


​Analisa Banjir di Kota Padang Tanggal 31 Mei 2017

Kejadian

Terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah kota Padang dan sekitarnya yang mengakibatkan genangan air setinggi 50-100 sentimeter di beberapa wilayah kota Padang.Selain itu juga menimbulkan longsor dan pohon tumbang.

Data Curah Hujan

1. Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur : 259,5 milimeter ( hujan ekstrem )

2. Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman : 33 milimeter ( hujan sedang )

3. Pos hujan Parak Kopi Padang data PU : 338 milimeter ( huujan ekstrem )

Baca Juga :  Mobil Innova Terjun ke Jurang, 2 Orang Tewas

4. Pos hujan Khatib Sulaiman data PU : 240 milimeter ( hujan ekstrem )

5. Pos Hujan Ladang Padi data PU : 125 milimeter ( hujan ekstrem )

6. Pos hujan Gunung Sariak data PU : 90 milimeter ( hujan ekstrem )

Analisa

Adanya daerah tekanan rendah di wilayah barat Kepulauan Mentawai, hal ini mengakibatkan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah barat Mentawai, selain itu juga adanya perlambatan massa udara diperairan Padang Mentawai yang mengakibatkan pertumbuhan awan hujan dipesisir pantai barat Sumatera Barat ( Padang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat ). Dari paparan diatas awan – awan hujan yang terbentuk di barat Mentawai dan perairan Padang Mentawai bergerak meuju timur dalam hal ini bergerak ke arah daratan Sumatera Barat seperti daerah Padang, Padang Pariaman dan sekitarnya. 

Baca Juga :  Mobil Innova Terjun ke Jurang, 2 Orang Tewas

Selain kondisi diatas adanya MJO pada phase 3 dimana pada saat ini menunjukkan trend menguat yang mengakibatkan penambahan  supply uap air diwilayah Sumatera Barat. 

Untuk kondisi angin kencang diakibatkan pola angin yang dinamakan divergensi atau sebaran angin yang terpantau di uatar Sumatera Barat. Hal ini mengakbatkan angi kencang di sekitar pesisir pantai Sumatera Barat.

Baca Juga :  Mobil Innova Terjun ke Jurang, 2 Orang Tewas

Prospek 3 hari

Hujan  terutama d iwilayah Mentawai, pesisir Pantai Barat Sumatera Barat masih sangat berpotensi terjadi hingga 3 hari kedepan namun dengan intensitas yang mulai menurun yaitu intensitas ringan hingga sedang yang bisa disertai angin kencang.

Prakirawan Cuaca BMKG Minangkabau Sumatera Barat

Berani Komen Itu Baik

To Top