Analisa BMKG tentang Banjir di Padang

Penulis -

Rabu, 31 Mei 2017 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Analisa Banjir di Kota Padang Tanggal 31 Mei 2017

Kejadian

Terjadi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah kota Padang dan sekitarnya yang mengakibatkan genangan air setinggi 50-100 sentimeter di beberapa wilayah kota Padang.Selain itu juga menimbulkan longsor dan pohon tumbang.

Data Curah Hujan

1. Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur : 259,5 milimeter ( hujan ekstrem )

2. Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman : 33 milimeter ( hujan sedang )

3. Pos hujan Parak Kopi Padang data PU : 338 milimeter ( huujan ekstrem )

4. Pos hujan Khatib Sulaiman data PU : 240 milimeter ( hujan ekstrem )

5. Pos Hujan Ladang Padi data PU : 125 milimeter ( hujan ekstrem )

6. Pos hujan Gunung Sariak data PU : 90 milimeter ( hujan ekstrem )

Analisa

Adanya daerah tekanan rendah di wilayah barat Kepulauan Mentawai, hal ini mengakibatkan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah barat Mentawai, selain itu juga adanya perlambatan massa udara diperairan Padang Mentawai yang mengakibatkan pertumbuhan awan hujan dipesisir pantai barat Sumatera Barat ( Padang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pesisir Selatan dan Pasaman Barat ). Dari paparan diatas awan – awan hujan yang terbentuk di barat Mentawai dan perairan Padang Mentawai bergerak meuju timur dalam hal ini bergerak ke arah daratan Sumatera Barat seperti daerah Padang, Padang Pariaman dan sekitarnya. 

Selain kondisi diatas adanya MJO pada phase 3 dimana pada saat ini menunjukkan trend menguat yang mengakibatkan penambahan  supply uap air diwilayah Sumatera Barat. 

Untuk kondisi angin kencang diakibatkan pola angin yang dinamakan divergensi atau sebaran angin yang terpantau di uatar Sumatera Barat. Hal ini mengakbatkan angi kencang di sekitar pesisir pantai Sumatera Barat.

Prospek 3 hari

Hujan  terutama d iwilayah Mentawai, pesisir Pantai Barat Sumatera Barat masih sangat berpotensi terjadi hingga 3 hari kedepan namun dengan intensitas yang mulai menurun yaitu intensitas ringan hingga sedang yang bisa disertai angin kencang.

Prakirawan Cuaca BMKG Minangkabau Sumatera Barat

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB