Ambon Diguncang Gempa Beruntun, Ribuan Warga Cari Dataran Tinggi

Penulis -

Kamis, 10 Oktober 2019 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, Prokabar – Gempa bumi tektonik susulan yang terjadi secara beruntun dengan kekuatan bervariasi mengakibatkan ribuan warga di Kota Ambon berlarian mencari dataran yang lebih tinggi.

“Meski pun BMKG menyebutkan tidak berpotensi terjadi gelombang pasang atau tsunami tetapi kami tidak mau mengambil risiko sehingga terpaksa mencari tempat yang lebih tinggi untuk berlindung,” kata Ny. Coni, salah satu warga di Ambon, Kamis (10/10).

Guncangan hebat ini membuat masyarakat yang sementara mengurus KTP atau Kartu Keluarga di Kantor Disdukcapil Kota Ambon lari berhamburan ke halaman terbuka.

Kondisi serupa juga dilakukan para jaksa dan pegawai Kejaksaan Negeri Ambon yang lari berhamburan meninggalkan ruangan mereka karena khawatir ada tembok yang roboh.

Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 6 Ambon di kawasan tanah tinggi langsung berjalan kaki menuju kawasan Belakang Soya bersama sejumlah guru mereka sambil menelpon keluarganya untuk memberitahukan lokasi mereka berlindung.

Seorang karyawati Indomaret di Jalan Tulukabessy terlihat gemetar dan akhirnya pingsan setelah terjadi gempa beruntun yang susul-menyusul hanya dalam hitungan detik dan menit.

Kemacetan hebat terlihat pada berbagai titik di pusat Kota Ambon akibat warga yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi atau pun ingin mencari anak-anak mereka yang sementara berada di sekolah.

BMKG Ambon merilis gempa bumi tektonik pertama terjadi pada pukul 11:39:44 WIB pada kedalaman 10 Km dan dirasakan V MMI di Kota Ambon namun tidak berpotensi tsunami.

Tiga detik kemudian, terjadi gempa susulan bermagnitudo 4,6, menyusul gempa dengan magnitudo 3,6.

Gempa beruntun berikutnya dengan magnitudo 3,8 pada kedalaman 10 Km ini terjadi pukul 12:27:18 WIT dan pusatnya di daratan sekitar 18 Km arah timur laut Ambon dan dirasakan warga III MMI. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB