Akhir 2018, Wisatawan di Mentawai Tidak Lagi Pusing Upload Foto Liburan dengan Cara Ini

Penulis -

Rabu, 7 Maret 2018 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Keluhan wisatawan di Mentawai terkait internet yang susah bakal teratasi. Pemerintah Kabupaten Mentawai akan merentangkan kabel fiber optik sepanjang 157 KM dari Padang ke Mentawai. Pengerjaan dimulai Oktober 2018 mendatang. Dalam perencanaan awal, kabel tersebut akan ditanam di dasar laut dengan kedalaman hingga 120 meter.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jaringan fiber optik ini sekaligus akan membuka beberapa daerah wisata yang selama ini terisolir dari jaringan internet.

“Di beberapa pulau lain Mentawai, hanya tersedia jaringan telepon, itupun dengan area terbatas dan belum mendapatkan sinyal yang baik,” kata Yudas pada prokabar.com saat dihubungi via telepon, Selasa, 7 Maret 2018.

Internet ini juga sekaligus mendukung pengembangan Kawasan Ekononi Khusus (KEK) dan Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SPKT).

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

“Dengan internet yang stabil ini, semoga tidak ada lagi keluhan peselancar yang ingin mengupload kegiatan mereka di media sosial,” terang Yudas.

Sementara itu, General Manager Telkom Wilayah Sumbar Sulkan mengatakan setelah jaringan internet fiber optik masuk di Mentawai, maka pihaknya akan membangun satu pemancar utama di kawasan Sipora. Pulau itu adalah pulau tertinggi dan akan dipancarkan ke pulau-pulau di sekitarnya.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

“Selama ini, jaringan internet di Mentawai dikonfirgurasikan menggunakan jaringan radio, sehingga tak jarang kestabilannya terganggu akibat berbagai faktor cuaca,” Jelas Sulkan. (alr)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB