Beredar Rilis tentang Pelecehan oleh Oknum di KPI Pusat

Penulis -

Kamis, 2 September 2021 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar.com – Tersebar rilis pengakuan seseorang tentang pelecehan seksual sesama jenis di kantor Komisi penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Jakarta.

Tak hanya mendapat pelecehan seksual, korban inisial MS mengaku 2 tahun dibully dan dipaksa mengikuti kehendak pelaku, dimana pelaku merupakan rekan kerjanya sendiri di Kantor KPI Pusat, mengutip rilis pers dari akun instagram @grassroot.id.

Beredar Rilis tentang Pelecehan oleh Oknum di KPI Pusat
Akun instagram @grassroot.id

MS mengaku sudah bekerja dan satu ruangan bersama rekan kerjanya sejak tahun 2011. Pada tahun 2015 ia mendapatkan pelecehan dari rekan kerjanya dengan cara memegangi kepala, tangan, kaki, menelanjangi, dan memiting. Bahkan, saat MS ditelanjangi, para pelaku mencoret-coret buah zakarnya menggunakan spidol.

BACA JUGA :

Akibat dari pelecehan tersebut, tahun 2016 MS mengalami gangguan kesehatan, emosi tak stabil, dan perut sakit.

“Karena stres berkepanjangan, saya jadi sering jatuh sakit. Keluarga saya sedih karena saya sering tiba-tiba gebrak meja tanpa alasan dan berteriak tanpa sebab. Saat ingat pelecehan tersebut, emosi saya tak stabil, makin lama perut terasa sakit, badan saya mengalami penurunan fungsi tubuh, gangguan kesehatan,” ujar MS dalam postingan akun instagram @grassroot.id.

Karena megalami trauma, MS mencoba mengadu ke Komnas HAM melalui email pada 11 Agustus 2017 dan baru dibalas 19 September 2017. Balasan Komnas HAM itu menyarankan MS untuk membuat laporan ke pihak Kepolisian.

BACA JUGA :

Berlanjut melaporkan kasus tersebut ke pihak Kepolisian, MS mengaku hanya disuruh untuk menyelesaikannya secara internal dengan atasan.

“Karena tak betah dan sering sakit, pada 2019 saya akhirnya pergi ke Polsek Gambir untuk membuat laporan polisi. Tapi petugas malah bilang lebih baik adukan dulu saja ke atasan. Biarkan internal kantor yang menyelesaikan,” lanjut MS.

Akhirnya hingga rilis pers ini keluar, MS menceritakan seluruh kejadian yang dia alami temannya yang berprofesi sebagai pengacara dan aktivis LSM. Setelah berdiskusi dengan temannya, akhirnya MS memberanikan diri membuka kisahnya ke publik.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Berita

UIN Bukittinggi Gelar Workshop UI GreenMetric

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB