Belum Terima Gaji 4 Bulan, Staf Kantor Wali Nagari Pasia Laweh Alih Profesi

Penulis -

Selasa, 6 April 2021 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Sebagian staf kantor Wali Nagari Pasia Laweh, Tanah Datar Sumatera Barat, mesti alih profesi karena belum terima gaji.

Hal ini terjadi karena gaji mereka yang tidak kunjung cair lebih kurang 4 bulan lamanya.

Wali Nagari Pasia Laweh Muchtar Kiman, Selasa (6/4) mengatakan tak kunjung cairnya gaji dari pemerintah Kabupaten Tanah Datar, membuat ia tidak bisa memaksa pegawainya itu untuk bekerja maksimal melayani masyarakat.

Terlebih, waktu empat bulan cukup lama bagi pegawainya itu tanpa penghasilan satu rupiah pun.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Baca Juga: 

“Mereka kan sangat berharap dengan gaji 2,2 juta itu.”

“Dengan kondisi ini kita tentu tidak mungkin memaksa mereka tetap di kantor. Karena mereka juga punya tanggungan,” ujar Walinagari.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Meski sebagian pegawai alih profesi, Muchtar menegaskan jika kantor Wali Nagari tetap melayani masyarakat dalam pegurusan administrasi kependudukan dan lainnya.

Baca Juga Milenialisme.com

“Masyarakat yang ingin mengurus segala sesuatu akan tetap kami layani, ” tambahnya.

Setidaknya, dari 12 orang perangkat nagari Pasia Laweh, lebih dari separuhnya telah alih profesi untuk mencukupi kebutuhan mereka.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Muchtar Kiman mengaku, pada 8 Maret lalu Bupati Tanah Datar pernah berjanji dalam kurun waktu dua hari seluruh gaji di kantor Walinagari akan tuntas dibayarkan. Namun sampai saat ini belum jua terealisasi.

” kita tidak tahu juga terkendalanya dimana. Meski kita sudah berkordinasi dengan BKD dan PMD. Kami sangat berharap pemerintah kita arif melihat persoalan ini,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB