Revitalisasi Seribu Rumah Gadang, DimanaTukang Tuo?

Penulis -

Kamis, 10 Mei 2018 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Revitalisasi seribu rumah gadang di Solsel tak segampang yang diduga. Dana dikicurkan pemerintah pusat. Insinyur banyak, tapi ini proyek tradisional. Perlu tukang tuo.

Karena itu Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat berharap para ahli atau tukang tuo yang paham dengan pengerjaan rumah gadang di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Nagari Koto Baru. Rumah gadangnya sekitar 150-an tapi disapa sebagai seribu rumah gadang. Kehadiran tukang tuo agar memberikan masukan teknis kepada pemerintah terkait restorasi yang akan dilaksanakan.

“Banyak hal teknis yang harus diperhatikan dalam membangun rumah gadang seperti boleh atau tidak menggunakan paku sebab rumah gadang biasanya menggunakan pasak serta kayu yang akan dipakai, atap bisa atau tidak dengan ijuk dan itu butuh masukan dari ahlinya atau para tukang tuo,” kata Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria di Padang Aro, Kamis.

Dia mengatakan, proses tender restorasi rumah gadang harus diulang karena belum memenuhi persyaratan jumlah minimal peserta. Jika masih saja belum memenuhi syarat peserta untuk kedua kalinya katanya, kemungkinan pemerintah akan melakukan penunjukan langsung rekanan yang merestorasi rumah adat Minangkabau yang berada di Kawasan Saribu Rumah Gadang.

“Insya Allah proyek Rp110 miliar di Kawasan Saribu Rumah Gadang tetap ada,” ujarnya.

Terkait kedatangan presiden katanya, hanya tertunda dan itu semua ada hikmah dibaliknya termasuk persiapan penyambutan yang bisa dibuat lebih baik lagi.

“Pada intinya kita sabar dan tetap bersiap kapanpun pak presiden ke Solok Selatan,” katanya.

Ia menyebutkan, Presiden Joko Widodo sendiri saat penandatanganan prasasti restorasi rumah gadang pada puncak HPN mengatakan akan ke Solok Selatan.

Sebelumnya Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sri Hartoyo menyebutkan rencana melaksanakan tender ulang untuk restorasi “rumah gadang” di Kabupaten Solok Selatan, karena pada penawaran tender sebelumnya pesertanya kurang dari tiga.

“Soal tender, bukan dibatalkan tapi yang memenuhi syarat kurang dari tiga. Jadi akan diulang dan dilakukan secepatnya,” ujarnya ketika meninjau rumah gadang yang akan dipugar di Kawasan Saribu Rumah Gadang, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (1/5).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan revitalisasi total kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, salah satunya melakukan restorasi rumah adat Minangkabau, Rumah Gadang.(*/cpp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB