Puluhan Nelayan Pessel Hilang, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Penulis -

Senin, 3 Februari 2020 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Sebanyak 11 orang nelayan asal Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, hingga kini Senin (3/2/) dinyatakan hilang setelah di hempas gelombang dan badai.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Rabu 29 Januari 2020, pukul 08.00 WIB. Hingga kini sejumlah Badan SAR, Polair, Pemerintah Setempat dan warga masih melakukan pencarian.

Berdasarkan data dihimpun Prokabar.com di Kantor Dinas Perikanan Pesisir Selatan, 11 nelayan dinyatakan hilang itu yakni, Izal (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Engki (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Endi (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Iwil (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji ), Anto (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Si’I (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji).

Selanjutnya, Oyon (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Muamat (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Kimun (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Idit (Bagan KMP Mitra Utama-Airhaji), Si’ Al (Bagan Kasih Ibu-Airhaji).

Dinas Perikanan (DP) Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal mengatakan, peristiwa ini terjadi sejak sejak Rabu 29 Januari 2020 lalu, hingga kini pencarian terhadap 11 orang nelayan nelayan ini masih melakukan pencarian.

Ia menambahkan, 11 orang nelayan ini dikabarkan hilang berdasarkan laporan awal dari laporan kelompok nelayan setempat. Hingga kini pencarian masih berlangsung.

“Laporan itu bersamaan dengan peristiwa Rabu lalu. Dan 11 orang nelayan itu, sampai hingga kini masih dalam pencarian, “ujarnya.

Ia menjelaskan, 11 orang nelayan dinyatakan hilang, diantaranya 10 awak kapal bagan merek KMP Mitra Utama, dan satu lagi dari awak Kapal Bagan merek Kasih Ibu. Yang keduanya merupakan awak kapal asal Airhaji.

“Yang 10 orang awak kapal KMP Mitra Utama dinyatakan los kontak. Sedangkan, awak Kapal Bagan Kasih Ibu itu dinyatakan hilang terbawa arus air laut cukup deras,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kasat Polairud Pessel, Iptu R. Habiskan mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan masih melacak dan mencari keberadaan nelayan yang hilang itu.

“Hingga kini keberadaan mereka belum diketahui. Dan kami bersama tim gabungan masih melakukan pencarian,” ujarnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB