Daerah Diminta Buka Posko Monitor Cuaca

Penulis -

Sabtu, 4 Januari 2020 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Untuk mengantisipasi berlanjutnya cuaca ekstrem yang menurut Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan berlangsung hingga Februari mendatang, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta semua kepala daerah untuk membuat posko monitor.

“Posko monitor cuaca dari BMKG kita bisa update dengan mudah,” kata Tito kepada wartawan usai mengikuti rapat internal yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/1) sore.

Mendagri juga meminta semua kepala daerah menyiapkan rencana kontigensi bila terjadi keadaan darurat, misalnya banjir. Sehingga pemerintah bisa memiliki rencana yang sistematis untuk pencegahan, penanggulangan pada saat terjadi banjir, evakuasi, menyelamatkan korban dan lain-lain, termasuk penanggulangan pasca banjir.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Selain itu, lanjut Mendagri, juga penting untuk menilai apakah daerah tersebut masing-masing kalau terdampak banjir yang cukup luas ditetapkan status tanggap darurat. Karena status tanggap darutrat ini sangat penting dalam kaitan pembiayaan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Dari pusat akan membantu bila ada status tanggap darurat itu. Kemudian dari pemerintah daerah juga bisa menggunakan anggaran BTT, Belanja Tidak Terduga yang memang sudah dianggarkan oleh pemerintah daerah masing-masing. Dan juga bisa mengeluarkan dari dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Silpa,” jelas Mendagri.

Ia menyampaikan, ada beberapa daerah yang Silpa-nya cukup tinggi atau cukup signifikan. Dari pengalaman di wilayah, 3 wilayah, Jawa Barat, DKI dan Banten memang kanggaran untuk biaya Tidak Terduga di Jawa Barat dan Banten relatif kecil.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Untuk itu lah, Mendagri Tito Karnavian mengaku sudah menyarankan kepada jajaran pusat untuk membantu. Namun dapat juga menggunakan Silpa tersebut, seperti Jawa Barat dan DKI yang Silpanya cukup besar.

“Silpa ini dapat digunakan dalam keadaan status darurat. Dan ini bisa digunakan dengan cepat. Untuk membantu masyarakat yang terdampak,” tegas Tito. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru