Capai 60 Ton Emas Titipan Nasabah, PT Pegadaian (Persero) Klaim Investasi Emas Diminati Masyarakat

Penulis -

Jumat, 29 November 2019 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Terhitung hingga Oktober lalu, jumlah emas yang dititipkan nasabah pada PT Pegadaian (Persero) sebanyak 60 ton. Artinya investasi emas oleh masyarakat mengalami kenaikan drastis.

Hal tersebut disampaikan Heri Prasongko, Kepala Departemen Operasi Divisi Produk Emas Pegadaian dalam seminar bertema ‘The Power of Gold’, Emas Sebagai Penjaga Ketahanan Perekonomian, di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Jumat (29/11).

Menurut data, jumlah nasabah emas per Oktober 2019 mencapai 3,65 juta atau tumbuh 115 persen dibandingkan tahun 2018 sebesar 1,69 juta.

Sedangkan dari sisi jumlah rekening tercatat mencapai 3,73 juta dari sebelumnya 1,74 juta rekening atau tumbuh 115 persen juga. Sementara dari jumlah titipan emas, pada periode tersebut sudah mencapai 3,87 ton dari sebelumnya yang hanya 2,1 ton atau meningkat 80 persen dari tahun ke tahun.

Foto Beb - Heri Prasongko, Kepala Departemen Operasi Divisi Produk Emas Pegadaian
Foto Beb – Heri Prasongko, Kepala Departemen Operasi Divisi Produk Emas Pegadaian

“Masyarakat Indonesia sangat besar antusiasmenya pada emas itu bisa dilihat dari jumlah emas yang ditaruh di kami,” ujar Heri.

Banyak keunggulan yang disebutkan Heri ketika masyarakat memilih opsi investasi dalam bentuk emas. Selain tidak mengalami korosi, emas tidak terpengaruh oleh inflasi. Hanya saja investasi emas ini lebih tepat bila digunakan dalam waktu jangka panjang.

“Keunggulannya adalah nilainya jarang turun, cenderung terus naik. Dapat dengan mudah dijual atau dijadikan jaminan. Asetnya nyata, tidak terkorasi, tahan terhadap inflasi dan mudah dibawa atau disimpan,” sebut Heri.

Melihat tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas, PT Pegadaian meningkatkan keamanan secara profesional.

“Penyimpanan emas berada di ruangan yang tahan api, gempa dan lain sebagainya. Dijaga 24 jam dilengkapi pengamanan yang ketat,” sebut Heri.

Di penghujung presentasinya, Heri pun mengajak masyarakat yang belum menjadi nasabah untuk berinvestasi emas di Pegadaian.

“Mulai sisihkan penghasilan, investasi ini sepadan. Pilihlah tempat lembaga yang terpercaya dan tidak merugikan. Jangan tunggu harga emas turun karena tidak akan terjadi,” pungkas Heri. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB