Menristekdikti Sebut Presiden Setuju Penggunaan Rektor Asing

Penulis -

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengemukakan, para prinsipnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) setuju terhadap wacana penggunaan rektor asing untuk memimpin perguruan tinggi negeri di Indonesia.

“Pada prinsipnya beliau setuju tapi regulasi-regulasinya  diminta ditata ulang kembali, jangan sampai kita benturan dengan undang-undang dan peraturan,” kata M. Nasir menjawab wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Diaspora, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/8).

Karena itu, lanjut Menristekdikt, pihaknya kini sedang menata regulasi dimaksud, karena ada 16 Peraturan Pemerintah (PP) yang harus diperbaiki. Kalau hanya Peraturan Menteri (Permen), Menristekdikti mengaku mudah, dirinya bisa langsung mengubah. Tapi ini menyangkut PP.

Baca Juga :  Magister Hukum Universitas Dharma Andalas Sambut Angkatan Perdana: Kehadiran 31 Mahasiswa Melampaui Segala Harapan

“Nanti negeri kami akan tata ulang peraturan pemerintah. Ada 16 peraturan pemerintah lho, Ini saya minta untuk frezze menjadi …..peraturan yaitu bagaimana  memasukan dalam seleksi itu tidak hanya dari dalam negeri, tidak hanya dari PNS (Pegawai Negeri Sipil), bisa dari nonPNS, bisa orang asing yang punya reputasi yang baik, reputable. Punya network,” terang M. Nasir.

Yang punya network, punya pengalaman research, pengalaman memimpin perguruan tinggi dan reputasi yang mengangkat dari perguruan tinggi yang biasa menjadi 200 besar dunia, itu yang menurut Menristekdikti Mohamad Nasir menjadi sangat penting.

Baca Juga :  Magister Hukum Universitas Dharma Andalas Sambut Angkatan Perdana: Kehadiran 31 Mahasiswa Melampaui Segala Harapan

Ia menunjuk pengalaman Singapura, Nanyang University berdiri tahun 1991 sekarang masuk di 12 besar dunia. Demikian juga Arab saudi dari 800 sekarang sudah masuk 189 dunia. Karena mereka dari orang asing banyak, sekitar 40 persen orang asing dosen-dosennya.

“Kita masih sangat jauh dan kita masih sangat alergi kalau mendengar asing padahal itu hal biasa dari dunia pendidikan tinggi. Harus berkolaborasi,” ujar Menristekdikti.

Baca Juga :  Magister Hukum Universitas Dharma Andalas Sambut Angkatan Perdana: Kehadiran 31 Mahasiswa Melampaui Segala Harapan

Mengenai kemungkinan mencobanya lebih dahulu di perguruan tinggi swasta, Menristekdikti mengaku aku mencobanya, karena swasta regulasinya tidak terlalu ketat seperti di negeri. Nanti kalau swasta terserah yayasan sama rektor, itu bisa dibentuk.

“Itu silakan perguruan tinggi swasta. Nanti, saya akan dorong mereka swasta, yang bisa masuk dulu,” ucap Mohammad Nasir seraya menambahkan, kita coba dulu. “Kita membuka diri. Kita tidak boleh alergi dalam hal ini, kita mencoba supaya perguruan tinggi kita menjadi perguruan tinggi yang berkualitas,” pungkasnya. (*/hdp)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magister Hukum Universitas Dharma Andalas Sambut Angkatan Perdana: Kehadiran 31 Mahasiswa Melampaui Segala Harapan
Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Magister Hukum Universitas Dharma Andalas Sambut Angkatan Perdana: Kehadiran 31 Mahasiswa Melampaui Segala Harapan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

Daerah

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:31 WIB