Padang, Prokabar — Universitas Andalas melepas lulusannya dengan mewisuda program Diploma (DIII) dan Sarjana (S1) sebanyak 1.157 orang pada Sabtu (29/6) kemarin yang berlangsung di Gedung Auditorium Kampus Unand Limau Manis Padang.
Sedangkan pada Jumat (28/6) Universitas Andalas telah mewisuda program pascasarjana sebanyak 272 orang.
Dengan dilaksanakan wisuda maka jumlah alumni unand telah mencapai 127.767 orang.
Sebelumnya Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dengan gemilang dan insyaalalah akan menyandang gelar kesarjanaan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Disampaiakannya bangsa Indonesia diprediksi akan menjadi negara maju pada tahun 2045 atau tepat seabab semenjak kemerdekaan.
Untuk mencapai target tersebut dikatakannya sudah selayaknya perspektif tak lagi berbasis sumber daya alam tetapi beralih menjadi berbasis sumber daya manusia dengan penguasan pengetahuan teknologi dan ini menjadi sumberdaya yang strategis untuk kemajuan dan kesejahteraan suatu negara.
“Untuk itu Perguruan Tinggi harus hadir menopang dan menjadi motor pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan,” ujarnya dilansir, Minggu (30/6)
Diungkapkannya sudah sejak lama Indonesia mengandalkan kekayaan yang dimiliki namun zaman yang dialami sekarang ini sumber daya alam tidak lagi cukup untuk menopang suatu bangsa.
“Dalam beberapa tahun belakang ini kita talah menyaksikan dengan mata sendiri terdapat negara-negara yang besar keluar dari ketertinggalan dan kemiskinan meski tidak memiliki kekayaan sumber daya alam,” terangnya.
Ditambahkannya kemajuan ini mereka dapatkan dengan bersandar pada sumber daya manusia yang berbasis pengetahuan dan sumberdaya yang tak ternilai harganya adalah inovasi.
Berbeda dangan sumber daya alam, pengetahuan tidak akan habis dan bahkan tercipta kembali pengetahuan akan terus berkembang melampai batas zaman.
Oleh karenanya, menurutnya investasi yang paling strategis yang dapat dilakukan oleh suatu negara adalah kemajuan sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan.
Sebagian dari pengtahuan untuk mencapai target tersebut terdapat di perguruan tinggi, perguruan tinggi dituntut untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan memiliki kecakapan dengan teknologi serta mampu beradaptasi terhadap segala perubahan.
Ia mengingatkan dimanapun bekerja nantinya bekerjalah demi kebaikan orang banyak dan bukan sekadar untuk kesuksesan diri sendiri berpihaklah pada bangsa dan negara karena itu sesuai dengan moto Universitas Andalas yaitu untuk kedjayaan bangsa.
Lebih lanjut, ia meminta untuk terus menjalin tali silaturrahim dengan almamater dan bersama-sama bahu membahu memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Ir. Surya Tri Harto, wakil ketua umum sekaligus ketua harian IKA Universitas Andalas menyampaikan kepada para lulusan untuk terus menciptakan sesuatu yang berbeda dimanapun berada sehingga memberi warna walaupun tidak berbeda tetapi menonjol.
Jadilah pejabat atau pengusaha yang memberi warna yang berbeda kepada masyarakat. “Artinya kehadiran kita dapat memberikan manfaat banyak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Mewakili Ketua DPP IKA Unand, ia menyampaikan pesan lihatlah masa depan kalau ingin berkiprah jangan liat apa yang terbaik buat diri sendiri tetapi liatlah apa yang terbaik bagi masyarakat.
Ia juga meminta kepada alumni untuk bergabung dengan komunitas alumni melalui laman ikaalumni.org. (*/hdp)
















