Padang, Prokabar — Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal memastikan dua pelaku yang melakukan pembakaran Mapolres Dharmasraya adalah kelompok teroris. Kepastian tersebut didapatkan setelah polisi menemukan surat “jihad” di baju pelaku. Kedua pelaku tersebut tewas, karena mencoba melawan polisi.
Dalam surat jihad itu terdapat kutipan ayat Al Quran. Kutipan itu salah satunya membahas tentang kafir dan thogut.
Polisi juga mengamankan busur, anak panah dan senjata tajam dari pelaku. Saat ini kedua pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Padang.
“Kami belum mengetahui identitas pelaku, saat ini kami masih menyelidiki keterlibatan pelaku dengan kelompok teroris,” jelas Irjenpol Fakhrizal.
Mapolres Dharmasraya dibakar pada Minggu dini hari. Hampir seluruh gedung beserta isinya hangus terbakar. Saat ini kepolisian dan Pemkab Dharmasraya mempersiapkan kantor sementara untuk melayani masyarakat. (eda)
















