Hebat, Nagari Maninjau Gelar Festival Tambua Dan Silat

Penulis -

Kamis, 2 Mei 2019 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Kanagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam menggelar Festival Tambua dan Silat Tradisional. Pesta rakyat tersebut berlangsung dari 1 Mei hingga 3 Mei 2019 ini. Ratusan masyarakat setiap harinya, menyaksikan dan turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Untuk kesenian Tambua, peserta diikuti 11 group sanggar dari Kecamatan Tanjung Raya dan sekitarnya. Masing-masing group unjuk kebolehan dengan kelebihan masing-masingnya. Sehingga kemeriahan penampilan membuat masyarakat yang menonton sangat puas karenannya.

Menurut Walinagari Maninjau, Alfian, tujuan utama sebagai wujud pelestarian kesenian tradisional. Perkembangan zaman harus terus dibendung dengan menggiatkan terus penampilan kesenian yang masih lestari disetiap daerah. Dengan Adanya perlombaan berupa festival, memacu semangat dan motivasi pelestari budaya tersebut.

“Zaman dan teknologi tidak dapat kita bending dengan melawannya, melainkan dengan cara tetap menanamkan nilai-nilai budaya. Terutama dengan menggiatkan penampilan-penampilan kesenian dari sanggar kesenian yang terus bertahan. Memotivasi mereka dengan berbagai ivet dan festival,” ungkapnya.

Dalam pengangakatan kegiatan ini lanjutnya, tanpa modal dan tidak ada anggaran dana desa. “Modal nekat ini saya beranikan agar kegiatan tetap berlangsung. meski demikian, Alhamdulillah dukungan semua pihak selalu saja ada. Hal tersebut mungkin semangat dan niat tulus kita untuk melaksanakannya,” tutur Walinagari Maninjau.

Nilai-nilai kesenian dan silat khususnya, merupakan warisan leluhur nenek moyang kita. Pendidikan karakter dan reliqius telah melahirkan ratusan pahlawan Nasional dari Ranah Minang. “Dalam silat, terdapat nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kittabullah. Makanya, orang minang yang telah mahir belajar silat, memiliki prinsip tegas, konsisten, komitmen, patriot dan reliqius. Sehingga dalam pergaulannya, selalu menjaga nilai-nilai etika dan moralitas yang tinggi,” terang Alfan.

Kita berharap lanjutnya, seni bela diri silat terus lestari dan menjadi pembentuk karakter generasi Minang. “Dan kelestarian budaya ini, kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB